Pada dasarnya, pengobatan pada vitiligo tergolong pengobatan jangka panjang. (Foto: Pexels.com)
Pada dasarnya, pengobatan pada vitiligo tergolong pengobatan jangka panjang. (Foto: Pexels.com)

Bahaya Pengobatan Alternatif yang Salah Bila Mengindap Vitiligo

Rona pengobatan vitiligo
Kumara Anggita • 21 November 2019 06:00
Jakarta: Ketika terkena penyakit, banyak orang tidak ke rumah sakit melainkan ke pengobatan alternatif. Hal ini sering kali membuat kondisi semakin buruk.
 
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dian Pratiwi mengungkapkan bahwa banyak pasien yang datang sudah berobat terlebih dahulu di pengobatan alternatif. Dan keadaan penderita vitiligo semakin parah.
 
"Kadang pasien suka datang setelah melakukan ini itu. Pengobatan Alternatif. Kadang aneh-aneh, misalnya mereka melukai kulitnya sendiri dengan tujuan kulit lama hilang dan tumbuh lagi yang sehat. Digaruk, disilet, pakai cairan bakar sendiri," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengobatan yang tidak tepat dapat membuat vitiligo menyebar di kulit lain. "Itu justru pengobatan salah yang malah mungkin menimbulkan vitiligo lagi di tempat lain. Di kulit sehatnya," jelasnya.
 
Karena itu, Anda harus bersabar menghadapi penyakit ini. Dengan pengobatan yang tepat keadaan kulit Anda tidak akan memburuk.
 
Bahaya Pengobatan Alternatif yang Salah Bila Mengindap Vitiligo
(Sebaiknya orang dengan vitiligo mengonsultasikannya pada dokter SpKK untuk penanganan yang lebih tepat. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Pengobatan vitiligo jangka panjang

"Pada dasarnya, pengobatan pada vitiligo tergolong pengobatan jangka panjang dan lama pengobatannya tidak dapat diprediksi," jelas CEO Klinim Pramudia, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Anthony Handoko.
 
"Tujuan pengobatannya sendiri adalah mencapai lesi yang sembuh atau stabil. Bagi lesi yang stabil, kemudian dapat dicari alternatifnya untuk menghilangkan atau menyamarkan. Untuk lesi yang sudah sangat luas, terapi depigmentasi adalah pilihan yang tepat sehingga penderita bisa menghentikan obat vitiligonya. Tidak dianjurkan untuk pengobatan alternatif non-medis," lanjutnya.
 
Pengobatan penderita vitiligo anak-anak dan dewasa pun berbeda. Yang terpenting, lakukan pengobatan sedini mungkin ketika Anda sudah menemukannya di sekitar kulit.
 
"Pada anak-anak, perlu dilakukan pengobatan secara dini agar penyakit tidak meluas dan tingkat keberhasilan pengobatan lebih baik. Pengobatan harus disesuaikan dengan usia. Terapi yang efektif dan berhasil bagi orang dewasa, belum tentu efektif untuk pasien anak-anak," katanya.
 
"Jangan over treatment untuk anak-anak karena berhubungan dengan efek samping. Sedangkan bagi pasien dewasa dilakukan terapi yang lebih insentif karena pasien dewasa lebih kuat dalam menghadapi efek samping yang akan timbul," pungkasnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif