Jakarta: Pada usia relatif muda, sebagian anak mengalami gangguan penglihatan sehingga memerlukan kacamata. Hal ini dapat terdeteksi lewat pemeriksaan rutin termasuk pemeriksaan mata oleh dokter anak.
Namun pada anak usia prasekolah atau sekolah dasar, bagi anak memakai kacamata sangat tidak menyenangkan. Sebab itu banyak anak menolak memakainya atau sering lupa menggunakan kacamata. Selain itu, anak juga dapat mengalami perundungan dari teman-temannya karena berkacamata.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dilansir dari Parents, orang tua perlu trik khusus agar anak mau memakai kacamata secara teratur. Cara ini juga bermanfaat agar anak disiplin menggunakan kacamata meski orang tidak ada untuk mengawasi anak, seperti saat bermain atau di sekolah.
Setelah menjalani pemeriksaan mata, ajak anak ke optik. Di sana, biarkan anak memilih lensa kacamata yang dia senangi.

(Sambil memilih-milih bingkai, Ayah dan Bunda dapat menjelaskan alasan kenapa anak perlu mengenakan kacamata. Foto: Ilustrasi. Pexels.com)
Sambil memilih-milih bingkai, Ayah dan Bunda dapat menjelaskan alasan kenapa anak perlu mengenakan kacamata dan mengapa ia harus secara teratur menggunakannya. Misalnya, ia dapat melihat papan tulis saat belajar atau teman dari jarak yang biasanya ia kesulitan melihat dengan jelas.
Jika anak paham pentingnya kacamata dalam membantu aktivitasnya, dia lebih cenderung menaati memakai kacamata meski tanpa diawasi. Meski begitu, pada minggu-minggu hingga bulan-bulan awal orang tua perlu terus mengingatkan buah hati agar selalu menggunakan kacamata.
Termasuk saat ia mendapat perundungan dari teman sebaya atau teman sekelas karena berkacamata. Hubungi guru bila anak beberapa kali mendapat perundungan akibat penampilannya. Pemakaian kacamata secara teratur dapat membantu penglihatan anak dan mencegah memburuknya penglihatan buah hati. Nilai plus lain yang dirasakan orang tua adalah kedekatan bersama anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(YDH)
