NEWSTICKER
Permasalahan kelangkaan masker tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Korea Selatan. (Ilustrasi/Pexels)
Permasalahan kelangkaan masker tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Korea Selatan. (Ilustrasi/Pexels)

Korea Selatan Sempat Alami Kelangkaan Masker

Rona masker virus corona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 21 Maret 2020 12:02
Jakarta: Masker semakin langka di pasaran Indonesia, sejak covid-19 (new coronavirus) mewabah dan menjadi pandemi global. Bahkan, banyak masker yang dijual dengan harga sangat tinggi, yakni Rp300 ribu per box.
 
Harga tersebut jauh dibandingkan harga normal, yaitu Rp30 ribu per box. Namun nyatanya, ekspor masker Indonesia ke Tiongkok, Singapura, dan Hongkong, pada periode Januari-Februari 2020 naik lebih dari 504.000 persen dibandingkan tahun lalu.
 
Ekspor masker Indonesia sebanyak 14.996 US dolar di sepanjang 2019. Sedangkan pada periode Januari-Februari 2020 telah mencapai angka 75,67 juta US dolar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Permasalahan kelangkaan masker tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Korea Selatan. Meskipun masyarakat di Negeri Ginseng itu terbiasa memakai masker dalam kegiatan sehari-hari, untuk menghindari wajah dari debu-debu tipis yang bertebaran di jalan.
 
Ketika covid-19 mewabah dan terjadi lonjakan pasien di Daegu, masyarakat sekitar pun tiba-tiba panik. Semua orang mencari masker, sehingga terjadi kelangkaan masker selama satu minggu. 
 
"Tapi pemerintah di sini cepat mengambil alih baik produksi, maupun distribusi dari masker itu," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi dalam Prime Talk Metro TV.
 
Selain itu, pemerintah Korea Selatan juga memberikan informasi secara transparan terhadap masyarakat. Kejelasan informasi terkait covid-19 dan permasalahan yang ada.
 
Informasi pun dapat diterima oleh masyarakat. Lantaran demikian, masyarakat menjadi paham tentang apa saja yang harus dilakukan pada saat-saat yang dibutuhkan.
 
"Misalnya ekspor masker langsung dilarang, produksinya diambil alih. Pabrik-pabrik dibantu pemerintah untuk produksi lebih banyak, distribusinya diatur melalui apotik atau kantor pos," paparnya.
 
Begitu pula imbauan dari pemerintah, diterapkan oleh masyarakat tanpa tandingan atau penolakan. Pembeli masker diatur berdasarkan hari dan usia, serta masker dijual dengan satu harga yang telah ditetapkan pemerintah.
 
Sementara itu, jumlah kasus covid-19 di Korea Selatan mencapai 8.413 kasus per Rabu, 18 Maret 2020. Sebanyak 84 orang meninggal, sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.540 orang.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif