WHO telah meluncurkan sebuah inisiatif global untuk mengurangi dan mengindari bahaya terkait kesalahan obat di seluruh negara hingga 50 persen selama lima tahun ke depan. (Foto: Zeenews.india.com)
WHO telah meluncurkan sebuah inisiatif global untuk mengurangi dan mengindari bahaya terkait kesalahan obat di seluruh negara hingga 50 persen selama lima tahun ke depan. (Foto: Zeenews.india.com)

Apa yang Terjadi Jika Salah Obat?

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 03 April 2017 13:06
medcom.id, Jakarta: Konsumsi obat adalah salah satu cara untuk mengobati sakit. Namun, jika obat yang diminum tak tepat, kondisi tubuh bisa menjadi semakin buruk. 
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa kesalahan dalam konsumsi obat setidaknya menyebabkan kematian atau cedera pada sekitar 1,3 juta orang di Amerika Serikat setiap tahun. 
 
"Kami berharap bisa membantu, bukan membahayakan, ketika memberikan obat-obatan. Nyatanya, salah pemberian obat cukup besar porsinya dalam anggaran kesehatan. Padahal. mencegah kesalahan tersebut dapat menghemat uang dan menyelamatkan nyawa," ujar Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Bahan Alami Tak Kalah Ampuh dari Obat Kuat)
 
WHO telah meluncurkan sebuah inisiatif global untuk mengurangi dan mengindari bahaya terkait kesalahan obat di seluruh negara hingga 50 persen selama lima tahun ke depan. 
 
Pada dasarnya, kesalahan pengobatan bisa dihindari dengan cara memastikan pasien menemrima obat dengan dosis yang tepat dan sesuai waktunya dimana diperlukan perbaikan sistem dan prosedur yang tepat juga. 
 
Kesalahan pengobatan dapat disebabkan karena pekerja kesehatan yang lelah, kepadatan penduduk, kekurangan staf, dan informasi yang salah yang diberikan kepada pasien.
 

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif