FITNESS & HEALTH

Kemenkes Collab Bareng Komisi Lancet, Siap Level Up Kesehatan Indonesia!

Yatin Suleha
Selasa 23 Juni 2026 / 19:38
Ringkasnya gini..
  • Ada kabar seru nih dari Kemenkes! Mereka baru aja kasih dukungan penuh buat peluncuran The Lancet Regional Health – Western Pacific Commission.
  • Fokusnya buat merancang masa depan kesehatan Indonesia di tahun 2045.
  • Ini langkah penting banget supaya kebijakan kesehatan kita ke depannya punya dasar ilmiah yang kuat.
Jakarta: Ada kabar seru nih dari Kemenkes! Mereka baru aja kasih dukungan penuh buat peluncuran The Lancet Regional Health – Western Pacific Commission yang fokusnya buat merancang masa depan kesehatan Indonesia di tahun 2045. 

Ini langkah penting banget supaya kebijakan kesehatan kita ke depannya punya dasar ilmiah yang kuat, apalagi menyambut 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Acara yang digelar di Auditorium J. Leimena ini juga jadi momen bersejarah, lho. Untuk pertama kalinya, sebuah komisi dari jurnal medis bergengsi dunia, The Lancet, dipimpin langsung oleh para ahli dan ilmuwan kebanggaan Indonesia. Keren banget, kan?

 

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini dan mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum transformasi digital serta riset global.

“Kita patut bangga bahwa Indonesia kini melahirkan komisi jurnal Lancet pertama yang dipimpin putra-putri bangsa. Ini menunjukkan kematangan ekosistem riset kita, dan pemerintah menyambut serta mengajak seluruh mitra untuk bersama mewujudkan visi kesehatan 2045,” ujar Menkes Budi.

Ia menambahkan, pembangunan manusia yang sehat dan berkualitas merupakan kunci utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan guna membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap). 

Jendela peluang yang terbatas pada periode bonus demografi 2030–2035 harus dimanfaatkan secara optimal melalui kebijakan yang tepat sasaran (evidence-based policy).


(Kemenkes berharap rekomendasi Komisi Lancet mendorong transformasi sistem kesehatan yang inklusif dan merata hingga pelosok demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

“Tidak mungkin kita menghasilkan masyarakat yang produktif dan berpendapatan tinggi jika mereka tidak pintar dan tidak sehat," ujarnya.

"Karena itu, tugas Kementerian Kesehatan adalah membangun manusia Indonesia yang sehat sejak dalam kandungan hingga usia lanjut. Saya berharap para peneliti dapat membantu kami menyediakan data dan bukti ilmiah yang kuat untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan-kebijakan yang kami jalankan,” jelasnya.

Pemerintah sendiri telah menetapkan sasaran strategis dalam RPJMN 2025–2029, termasuk meningkatkan angka harapan hidup menjadi 76 tahun dan harapan hidup sehat menjadi 65 tahun melalui penguatan enam pilar transformasi kesehatan di lapangan.

Founding Co-Chair Komisi Lancet Regional Health – Western Pacific, Dr. Sandersan Onie, menegaskan bahwa kehadiran komisi ini bertujuan untuk memastikan realitas dan keberhasilan sistem kesehatan di daerah-daerah Indonesia dapat terdokumentasi serta diakui secara global.

“Komisi ini pada akhirnya tentang satu hal: memastikan masyarakat termiskin, terpencil, dan paling terpinggirkan di negeri ini dapat menjangkau layanan kesehatan yang bermutu dan bermartabat pada 2045 — dan memastikan realitas mereka terlihat dalam bukti yang membentuk pedoman kesehatan dunia,” kata Dr. Sandersan.

Editor-in-Chief The Lancet Regional Health – Western Pacific, Dr. Jie Cai, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif Indonesia dalam menentukan arah kebijakan kesehatannya secara mandiri lewat kekuatan riset.

 

“Menjadi salah satu dari sedikit Komisi yang dipimpin oleh co-chair sebuah negara merupakan pengakuan atas kepemimpinan Indonesia dalam menentukan masa depan kesehatannya sendiri," tutur Dr. Jie Cai.

"Komisi ini akan menggabungkan keahlian nasional dan internasional untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang melahirkan kebijakan berkeadilan,” tambah Dr. Jie Cai.

Kemenkes berharap rekomendasi dari Komisi Lancet ini dapat memicu keberanian seluruh pemangku kepentingan untuk mendesain ulang sistem kesehatan masa depan yang inklusif dan bermartabat hingga ke pelosok pulau terjauh demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH