Krim dan Salep Lebih Efektif Melembapkan Kulit Kering Dibandingkan Losion

Sri Yanti Nainggolan 01 Juni 2018 13:46 WIB
kesehatan kulit
Krim dan Salep Lebih Efektif Melembapkan Kulit Kering Dibandingkan Losion
Losion, yang pada dasarnya berbasis air, mengandung minyak paling sedikit sehingga paling tidak efektif untuk kulit kering yang mengalami dehidrasi. (Foto: Alex Lambley/Unsplash.com)
Jakarta: Salah satu kebiasaan untuk menjaga kesehatan kulit adalah mengoleskan losion setelah mandi agar kulit tetap lembap. Ternyata ada pilihan lain yang dapat membuat kelembapan kulit lebih maksimal. 

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), penggunaan losion untuk menjaga kelembapan kulit kering tidaklah maksimal. Komunitas yang terdiri dari 20 ribu dokter kulit tersebut lebih menyarankan menggunakan krim atau salep, terutama berbahan dasar minyak. 

Semakin banyak kandungan minyak, pelembap akan semakin licin di kulit, dimana ini bagus jika kulit kurang lembap. Salep juga memiliki efek emolien tertinggi, atau kemampuan melembutkan dan menghaluskan kulit.


Namun, jika tidak punya waktu untuk menunggu salep berminyak untuk menyerap ke kulit, serum dan krim adalah pilihan terbaik berikutnya untuk merawat kulit kering.

(Baca juga: 7 Trik Mendapatkan Kecantikan Instan)

Serum, terutama yang mengandung bahan-bahan seperti asam hialuronat, sangat baik untuk menghidrasi kulit. 


(Serum dapat meningkatkan hidrasi dan meringankan kulit yang memerah, yang umumnya menjadi masalah kulit kering. Foto: Kelly Sikkema/Unsplash.com)

"Untuk memaksimalkan hidrasi kulit, serum yang mengandung asam hialuronat dapat digunakan sebagai dasar. Serum dirancang untuk memberikan konsentrasi tinggi bahan aktif tertentu pada kulit," saran Dr Joshua Zeichner, seorang dokter kulit bersertifikat.

Serum dapat meningkatkan hidrasi dan meringankan kulit yang memerah, yang umumnya menjadi masalah kulit kering. 

Di satu sisi, karena krim kurang berminyak daripada salep, krim lebih mudah menyebar dan menyerap ke dalam kulit lebih cepat.

Losion, yang pada dasarnya berbasis air, mengandung minyak paling sedikit sehingga paling tidak efektif untuk kulit kering yang mengalami dehidrasi.

"Losion menguap dengan cepat dan mungkin mengandung bahan pengawet yang terbakar ketika diaplikasikan pada kulit," demikian menurut National Eczema Association. 






(TIN)