Kapan fetish bisa muncul? Berikut penjelasan psikolog. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Kapan fetish bisa muncul? Berikut penjelasan psikolog. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kapan Fetish Mulai Muncul?

Rona psikologi kesehatan mental
Kumara Anggita • 31 Juli 2020 11:03
Jakarta: Dunia Twitter sempat dihebohkan dengan kisah seseorang dengan akun @m_fikris kemarin. Pemilik akun tersebut bercerita bahwa ia mendapatkan pelecehan seksual tidak secara fisik, tetapi melalui foto dan video.
 
Ia bilang bahwa dirinya dipaksa membalut diri dengan jarik (kain panjang) oleh kenalannya yang mengaku sebagai mahasiswa yang sedang melakukan riset dengan tema Bungkus Membungkus di Surabaya. Dalam cerita ia menyebutkan bahwa peristiwa yang dialaminya adalah fetish.
 
Menurut Yulius Steven, M.Psi., Psikolog dari Sahabat Kariib menjelaskan bahwa fetish adalah suatu ketertarikan atau keterangsangan secara seksual terhadap objek atau barang atau bagian tubuh tertentu. Biasanya orang tersebut tertarik pada hal-hal yang dianggap tidak biasa. Baca juga Tingkatan dalam Fetisisme.
 
Lalu kapan fetish muncul? Yulis menerangkan bibit dari fetish sendiri bisa sudah ada dari kecil. Namun sebelum pubertas, anak akan mengasosiasikannya dengan hal lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Biasanya ketika di masa kanak-kanak sudah ada bibitnya namun biasanya ditunjukkan atau dikeluarkan dalam bentuk permainan yang simbolik. Misalnya ada orang yang suka ditangkap (main peran polisi dan maling) dia mau jadi malingnya. Itu secara simbolik yang menggambarkan keinginan atau kesenangan anak. Tapi itu sangat mengawang-ngawang. Ini baru kelihatan setelah seksualitas aktif,” ujarnya.
 
Pada dasarnya fetish bisa dianggap sebagai variasi atau preferensi dalam hubungan seksual seseorang. Namun dalam beberapa kasus fetish bisa mengarah ke hal yang merugikan diri sendiri dan orang di sekitar. 
 
Bila sudah seperti itu, orang yang memiliki fetish perlu dibawa ke profesional seperti sexiologist untuk mendapatkan penanganan.
 

(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif