Datang ke dokter, siapkan waktu kunjungan. Luangkan waktu untuk mempelajari tentang HIV dan AIDS. (Foto ilustrasi: Rawpixel/Pexels)
Datang ke dokter, siapkan waktu kunjungan. Luangkan waktu untuk mempelajari tentang HIV dan AIDS. (Foto ilustrasi: Rawpixel/Pexels)

Kiat-kiat Menentukan Dokter HIV

Rona hiv/aids
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Juni 2019 17:14
Selain berupaya menerima sikap usai didiagnosis HIV, Anda juga harus menentukan langkah selanjutnya. Seperti memilih dokter yang tepat agar pengobatan Anda bisa berjalan lancar.
 
Jakarta: Meski penting untuk menentukan dokter HIV, sebaiknya Anda tak terburu-buru dalam membuat pilihan. Dokter HIV Anda harus memiliki pengetahuan tentang virus dan memiliki pengalaman merawat pasien pengidap HIV dan AIDS.
 
Anda juga harus merasa nyaman dan dapat berbicara leluasa dengan dokter tersebut. Tanpa paksaan atau merasa tertekan. Ada lagi beberapa hal yang perlu Anda pikirkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk menemukan dokter yang tepat, Anda mungkin ingin mewawancarai beberapa dokter sebelum memutuskannya. Bagaimana perasaan Anda tentang kepribadian, pendekatan, dan daya tanggap dokter Anda. Hal itu dapat memengaruhi apa yang Anda lakukan nantinya tentang perawatan Anda.

1. Pemahaman perawatan kesehatan

Temukan dokter yang memiliki filosofi dasar tentang perawatan kesehatan. Jangan mengecilkan pentingnya hal ini karena setiap dokter memiliki pendekatan yang berbeda.
 
Apakah Anda menginginkan seorang dokter yang mengizinkan Anda turut aktif dalam pengambilan keputusan? Atau apakah Anda lebih suka hubungan dokter-pasien yang lebih tradisional, di mana dokter memimpin dan pasien selalu menurut?
 
Pastikan seberapa peduli diri Anda mengenai detail perawatan. Apakah Anda menginginkan dokter yang akan mendorong Anda untuk mencoba obat baru atau berpartisipasi dalam uji coba penelitian?

2. Kualifikasi dan praktik kantor

Dokter Anda harus memiliki sertifikasi dewan kedokteran penyakit dalam dengan subspesialisasi penyakit menular. Lebih baik lagi jika dokter Anda berspesialisasi HIV.
 
Namun, beberapa dokter tanpa semua kualifikasi ini, internis, dokter keluarga, osteopat, memang memiliki pengalaman mengobati orang dengan HIV dan merawat pasien mereka dengan sangat baik. Tanyakan berapa banyak pasien dengan HIV atau AIDS yang pernah mereka tangani dan apakah mereka merasa nyaman merawat Anda.
 
Cari tahu berapa waktu tunggu rata-rata untuk membuat janji bertemu dan berapa lama biasanya untuk Anda bisa menelepon kembali. Hal ini berpengaruh pada saat Anda konsultasi kondisi kesehatan.

3. Kerjasama dokter

Jika Anda tidak menemukan langsung dokter yang berspesialisasi dalam HIV, pastikan dokter Anda memiliki keterampilan dan pengalaman untuk menjadi dokter HIV. Jika tidak, minta dokter tersebut untuk merekomendasikan dokter spesialis yang tepat.
 
Anda juga bisa mendapatkan saran dari teman tepercaya atau seseorang yang Anda kenal yang berhubungan dengan informasi seputar HIV. Organisasi HIV/AIDS setempat atau melalui daftar penyedia perusahaan asuransi Anda.

4. Membangun hubungan baik

Salah satu langkah terpenting adalah mengkomunikasikan dan membagikan pandangan Anda dengan dokter. Misalnya, beri tahu dokter Anda jika ada sesuatu yang tidak bekerja dengan baik dalam diri Anda.
 
Pada saat yang sama, hormati kekhawatiran dan pengetahuan dokter Anda, bahkan jika Anda tidak setuju. Keterbukaan dalam berdiskusi menjadi hal yang penting, agar mendapatkan win win solution.
 
Datang ke dokter, siapkan waktu kunjungan. Luangkan waktu untuk mempelajari tentang HIV dan AIDS melalui situs web, hotline, dan organisasi masyarakat atau komunitas.
 
Persiapkan juga diri Anda untuk janji bertemu dengan menuliskan pertanyaan yang ingin Anda ketahui. Baik gejala, efek samping, dan segala perubahan dalam pengobatan Anda, termasuk perawatan komplementer yang Anda mulai atau ingin Anda coba.
 
Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif