Antibiotik yang dimaksud, antara lain berjenis makrolidin, kuinolon, tetrasiklin, sulfonamida, dan metronidazol. Namun, ada dua jenis lainnya terbukti aman, yakni eritromisin dan nitrofurantoin.
Antibiotik memang tidak bisa dipisahkan selama kehamilan. Sebab, infeksi sangat lazim terjadi selama kehamilan. Dengan adanya penelitian ini, dokter diimbau berhati-hati dalam meresepkan antibiotik.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dilansir Telegraph, macrolides biasanya diresepkan untuk infeksi pernapasan, beberapa kasus infeksi usus, dan infeksi kulit, terutama bagi pasien yang resisten terhadap penisilin.
Sementara tetrasiklin sering diresepkan untuk pasien yang menderita jerawat parah.
Usia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keguguran, terutama pada wanita yang hamil di atas usia 45 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
