Latihan Lengan Bantu Penderita Stroke Kembalikan Kemampuan Berjalan

Torie Natalova 18 Februari 2018 10:38 WIB
studi kesehatan
Latihan Lengan Bantu Penderita Stroke Kembalikan Kemampuan Berjalan
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Umumnya, setelah serangan stroke pasien akan melakukan terapi fisik untuk memulihkan kembali aktivitas berjalan. Ini termasuk latihan berjalan dan latihan keseimbangan.

Namun, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Neurophysiology menemukan bahwa berolahraga secara teratur juga dapat membantu memulihkan kemampuan untuk berjalan.

Peneliti dari University of Victoria di Kanada menemukan bahwa penderita stroke yang melakukan latihan lengan berirama seperti bersepeda dengan intensitas sedang selama 30 menit, tiga kali seminggu, dapat lebih baik berjalan setelah lima minggu latihan.


Kemajuan dalam aktivitas berjalan, keseimbangan dan otot yang terlihat dalam penelitian ini mendukung laporan sebelumnya yang menggabungkan latihan kaki dan lengan dengan gerakan seperti siklus memutar, untuk merehabilitasi penderita stroke.

Tapi, bagaimana latihan lengan saja bisa memperbaiki fungsi kaki menjadi lebih baik?

Jawabannya adalah neuroplastisitas atau kemampuan otak Anda untuk beradaptasi. Otak adalah organ yang sangat dinamis dan memiliki kemampuan untuk mencapai tingkat tertentu untuk merestrukturisasi dirinya sepanjang hidup Anda.

Latihan lengan memutar seperti mengayuh sepeda kemungkinan menciptakan efek serupa dari neuroplastisitas.

Jadi, ketika saraf di lengan pasien menyala, mereka mungkin telah merangsang fungsi di tempat lain di tubuh untuk memperbaiki daerah yang terkena stroke, sehingga membantu kemampuan berjalan.






(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id