Ada beberapa bagian tubuh yang cenderung memiliki bekas luka lebih banyak daripada yang lain. Berikut ini cara mengatasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ada beberapa bagian tubuh yang cenderung memiliki bekas luka lebih banyak daripada yang lain. Berikut ini cara mengatasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Empat Jenis Bekas Luka dan Cara Mengatasinya

Rona kesehatan kulit
Torie Natalova • 16 Mei 2019 10:00
Meskipun bekas luka meninggalkan bekas yang permanen, mereka dapat memudar hampir sampai tidak terlihat. Ini bisa memakan waktu hingga dua tahun, dan setelah waktu ini mereka biasanya tidak dapat memudar lagi.
 

 
Jakarta: Bekas luka pada dasarnya adalah tanda yang tertinggal pada kulit setelah mengalami luka atau cedera yang telah sembuh. Bekas luka sangat normal terjadi, tetapi bagi sebagian besar orang yang memiliki bekas luka dapat memengaruhi harga diri terutama jika berkaitan dengan penampilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dokter keluarga Roger Henderson, setiap kali trauma pada kulit atau kerusakan pada jaringan tubuh terjadi, tubuh kita merespons dengan menghasilkan protein yang disebut kolagen untuk membantu proses penyembuhan.
 
Ini kemudian menumpuk di tempat jaringan yang telah rusak, membantu menyembuhkan dan memperkuat luka.
 
Kolagen baru diproduksi selama 8-12 minggu dan seiring dengan ini, pasokan darah ke daerah yang terluka meningkat, menyebabkan bekas luka menjadi terangkat, kental dan merah.
 
Saat kolagen perlahan mulai memecah di lokasi luka, pasokan darah berkurang dan bekas luka secara bertahap menjadi lebih halus, lebih lembut dan berwarna pucat.
 
Meskipun bekas luka meninggalkan bekas yang permanen, mereka dapat memudar hampir sampai tidak terlihat. Ini bisa memakan waktu hingga dua tahun, dan setelah waktu ini mereka biasanya tidak dapat memudar lagi.
 
Ada beberapa bagian tubuh yang cenderung memiliki bekas luka lebih banyak daripada yang lain seperti di area dada, punggung, cuping telinga dan bahu. Ada empat jenis bekas luka utama dan yang sering terjadi yaitu:
 
Empat Jenis Bekas Luka dan Cara Mengatasinya
(Anda bisa menggunakan tabir surya pada bekas luka karena mereka bisa peka terhadap efek matahari. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

1. Hipertofik

Ini adalah jenis bekas luka yang biasa dimiliki kebanyakan orang yaitu bekas luka merah, terangkat yang terbentuk di sepanjang luka dan dapat tetap tidak berubah selama beberapa tahun.

2. Keloid

Ini jenis bekas luka yang jauh lebih tebal dan lebih menonjol. Keloid disebabkan oleh jaringan parut yang berlebihan berkembang di lokasi luka. Jenis bekas luka ini sering tumbuh di luar luka asli, bahkan setelah luka telah sembuh.

3. Bekas luka berbintik

Ini adalah lubang kecil dan dalam di permukaan kulit yang terlihat seperti kulit telah ditusuk dengan benda tajam. Bekas luka ini biasanya dikaitkan dengan jerawat yang parah.

4. Kontraktur

Biasanya disebabkan setelah luka bakar yang signifikan. Bekas luka ini disebabkan oleh penyusutan dan pengetatan kulit dan secara signifikan dapat mengatasi pergerakan pada kasus yang parah.

Coba cara berikut ini:

Untuk membantu mengurangi risiko jaringan parut yang serius, Anda dapat mencoba beberapa cara berikut.
 
1. Jangan mengambil keropeng atau bintik-bintik luka dan menutupinya dengan salep tahan air.
2. Menggunakan gel atau lembaran silikon terkadang dapat membantu mengurangi kemerahan dan mendorong penyembuhan. Namun, jika jaringan parut tidak sedap dipandang atau tidak nyaman, maka perawatan mungkin diperlukan.
3. Menggunakan krim biasanya memiliki sedikit efek langsung pada luka. Tapi, jika memijatkan pelembap pada luka dapat mencegahnya mengering.
4. Gunakan tabir surya pada bekas luka karena mereka bisa peka terhadap efek matahari.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif