Alat yang digunakan umumnya adalah suntikan dengan jarum pendek dan tipis serta dan juga tabung yang berisi insulin. Suntikan ini hanya digunakan oleh satu orang.
Karena hanya dipakai satu orang, beberapa orang mungkin jadi terpikir untuk menggunakannya lagi agar tidak mubazir atau semacamnya. Namun apakah ini hal yang diperbolehkan?
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut dr. Rizal Fitni, Sp.OG merupakan seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Airlangga Jombang menerangkan suntikan insulin ini hanya boleh sekali pakai. Ini karena suntikan setelah tidak digunakan sudah tak steril lagi.
“Spuit atau alat suntik itu single use only, hanya sekali pakai. Tidak dianjurkan tuk dipakai berulang karena sterilitasnya akan hilang jika dipakai berulang, kalaupun kepepet harus dipakai berulang, jarumnya harus diganti yang baru,” jelasnya dalam sesi Roompi di aplikasi Orami Parenting.
“Namun, saya tidak merekomendasikan pemakainan yang seperti itu,” tegasnya.
Bagaimana ketika Anda dalam keadaan terdesak harus menggunakan suntikan lebih dari sekali? Dilansir dari Drugs.com pada bagian insulin injection, Anda benar-benar tidak boleh menggunakan suntikan lebih dari sekali ketika Anda memiliki luka terbuka, sulit melihat, atau memiliki infeksi.
Jadi, suntikan tidak bisa dipakai dua kali. Kalaupun dalam keadaan mendesak, pastikan Anda menyimpannya sesuai dengan aturan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
