Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California-Riverside, orang sering bergosip karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok. (Foto: Pexels.com)
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California-Riverside, orang sering bergosip karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok. (Foto: Pexels.com)

Studi: Setiap Orang Bergosip 52 Menit Setiap Hari

Rona psikologi studi kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 13 Juni 2019 14:36
Bergosip tak selalu membahas sisi negatif, tapi juga positif. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California-Riverside, orang sering bergosip karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok.
 

 
Jakarta: Tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang pernah bergosip. Entah itu membicarakan orang dari belakang, sekadar mengeluhkan sesuatu atau berdiskusi mengenai kondisi sosial tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu diungkapkan jurnal Social Psychological and Personality Science. Bahkan studi itu menyebutkan bahwa sesorang biasanya menghabiskan waktu sekitar 52 menit per hari untuk bergosip.
 
Studi itu juga mematahkan kepercayaan yang beredar selama ini bahwa perempuan lebih sering bergosip ketimbang laki-laki. Menurut penelitian ini, baik laki-laki maupun perempuan memiliki rentang waktu bergosip yang hampir sama.
 
Tapi tenang saja. Gosip tidak melulu bernada negatif. Studi ini menyebut gosip merupakan kegiatan ketika dua orang atau lebih terlibat dalam percakapan santai mengenai kehidupan orang lain.
 
Gosip tidak hanya pembicaraan tentang reputasi orang lain atau menyebarkan desas-desus jahat tentang mereka. Namun gosip juga merupakan percakapan berbagi informasi tentang seseorang yang tidak hadir di sana.
 
Studi: Setiap Orang Bergosip 52 Menit Setiap Hari
(Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California-Riverside, orang sering bergosip karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok. Foto: Pexels.com)

Alasan orang bergosip

Pertanyaannya, mengapa orang repot-repot bergosip setiap hari, bahkan dengan tempo sekitar 52 menit sehari? Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California-Riverside, orang sering bergosip karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok.
 
Manusia amat bergantung pada orang-orang di sekitarnya agar bisa berkembang dan bertahan hidup. Konsep gosip adalah perpanjangan dari sifat dasar manusia untuk berbagi informasi agar manusia saling mengenal dan mengetahui lebih lanjut tentang kepribadian orang yang sedang digosipkan.
 
Sementara itu, penelitian ini juga menyebut bahwa gosip lebih sering dilakukan orang yang lebih muda ketimbang lanjut usia. Hal ini diungkapkan setelah tim peneliti memeriksa data dari 467 peserta penelitian. Para peserta terdiri dari 269 perempuan dan 198 pria, yang berusia antara 18 hingga 58 tahun.
 
Adapun metode penelitian dalam studi ini yakni dengan menggunakan alat pendengar portabel yang disebut Electronically Activated Recorder.
 
Para peserta diminta untuk menggunakan alat tersebut selama penelitian berlangsung. Alat ini diaktifkan selama 10 hari untuk merekam percakapan yang masuk ke dalam ranah gosip. Kategori percakapan itu juga dipilah berdasarkan obrolan positif, negatif, atau netral.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif