Dokter anak Ari Brown mengatakan, gatal yang terasa terus menerus di bagian dubur anak sebagian besar akibat cacing kremi. (Foto: Pexels.com)
Dokter anak Ari Brown mengatakan, gatal yang terasa terus menerus di bagian dubur anak sebagian besar akibat cacing kremi. (Foto: Pexels.com)

Si Kecil Suka Menggaruk Dubur Mungkin Idap Penyakit

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 01 Juli 2019 06:00
Si kecil sering menggaruk bagian duburnya mungkin awalnya Anda tak curiga. Tapi, jika Anda memerhatikan anak sering merasa gatal dan menggaruk dubur di malam hari, cara paling sederhana adalah menyinari dan melihatnya. Jika Anda melihat ada benang putih kecil, berarti anak menderita cacing kremi. Sejumlah obat dapat menyingkirkan cacing kremi.
 

Jakarta: Jika anak sering menggaruk-garuk bagian duburnya, mungkin Anda menganggap anak kurang bersih saat mencucinya. Sebenarnya rasa gatal dapat disebabkan banyak faktor. 
Wasir, adanya parasit seperti cacing kremi hingga cara membersihkan yang tidak benar dapat menyebabkan rasa gatal pada pantat anak. 
 
Dokter anak Ari Brown mengatakan, gatal yang terasa terus menerus di bagian dubur anak sebagian besar akibat cacing kremi. Cacing kremi sering menyebar di tempat penitipan anak atau ruang kelas tempat anak-anak berbagi tikar atau mainan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Parasit kecil ini berada di dubur anak pada siang hari. Di malam hari, mereka akan keluar dan bertelur di luar anus, yang menyebabkan iritasi dan gatal," katanya seperti dimuat Parents. 

Perhatikan saat malam hari

Jika Anda memerhatikan anak sering merasa gatal dan menggaruk dubur di malam hari, cara paling sederhana adalah menyinari dan melihatnya. Jika Anda melihat ada benang putih kecil, berarti anak menderita cacing kremi. Sejumlah obat dapat menyingkirkan cacing kremi. 
 
Si Kecil Suka Menggaruk Dubur Mungkin Idap Penyakit
(Jika Anda memerhatikan anak sering merasa gatal dan menggaruk dubur di malam hari, cara paling sederhana adalah menyinari dan melihatnya. Foto: Pexels.com)
 
Jika tidak ada tanda cacing kremi, penyebab lainnya rasa gatal di dubur adalah wasir. Kantung kecil di dubur ini biasanya terlihat seperti anggur dan timbul akibat konstipasi atau mengejan saat buang air besar. 
 
Oleskan krim hidrokortison ke daerah itu dua kali sehari selama seminggu dan tawarkan suplemen serat untuk mempermudah anak buang air tanpa harus mengejan. 
 
Penyebab lainnya adalah radang tenggorokan yang menyebabkan iritasi kulit di anus dan vagina. 
 
"Sebagian besar anak-anak akan memiliki gejala lain seperti demam, sakit tenggorokan, atau kehilangan nafsu makan. Pada beberapa kasus ruam merah bisa menjadi satu-satunya gejala sehingga anak perlu dibawa ke dokter," kata Brown. 
 
Sisa kotoran akibat tidak bersih saat membersihkan dapat menyebabkan rasa gatal juga. Jika mencurigai hal ini penyebab anak menggaruk dubur terus menerus, pertimbangkan membantu dan mengawasi saat si kecil membersihkan diri usai buang kotoran. 
 
Dorong anak untuk selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun setelah menyentuh bagian pribadinya. Jika anak tidak tahan untuk menggaruk, berikan dia lap atau tisu dan cuci tangan setelahnya. 
 
Periksa jika kondisi si kecil tak kunjung membaik. Anda bisa membawanya ke dokter spesialis anak di beberapa rumah sakit seperti Rumah Sakit Royal Taruma, RSCM - Kencana, atau Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif