Jakarta: Munculnya keringat merupakan hal yang normal karena ini adalah cara tubuh mendinginkan diri dari panas. Namun, di beberapa orang keringat ini muncul secara berlebihan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Keringat berlebih memang tidak memberikan dampak bahaya. Namun hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda mengalami sesuatu yang mungkin bisa Anda tangani atau berhubungan secara medis.
Berikut penjelasan mengenai keringat berlebihan yang bisa Anda ketahui seperti dilansir dari Huffingtonpost:
1. Kondisi kesehatan
Keringat berlebih bisa terjadi karena hiperhidrosis. Kondisi ini seringkali terjadi karena faktor turunan. Menurut American Academy of Dermatology Association, orang dengan hiperhidrosis cenderung berkeringat di daerah-daerah tertentu saja.Anda bisa merasakannya di telapak tangan, kaki, ketiak atau kepala sementara di area lainnya kering begitu saja.
Menurut seorang dokter kulit, Erum Ilyas kondisi ini dibagi menjadi primer dan sekunder. Untuk yang primer, terjadi karena sistem saraf yang terlalu aktif.
Sementara hiperhidrosis sekunder terjadi karena faktor lain seperti hormon, penyakit tertentu, dan penggunaan obat.
"Hiperhidrosis sekunder adalah ketika keringat berasal dari penyebab lain seperti obat, perubahan hormon, masalah jantung, kanker, infeksi atau masalah neurologis,” katanya.
.jpg)
(Keringat berlebih memang tidak memberikan dampak bahaya. Namun hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda mengalami sesuatu yang mungkin bisa Anda tangani atau berhubungan secara medis. Foto: Pexels.com)
(Baca juga: Bau Badan pada Anak, Normalkah?)
2. Berat badan
Orang dengan berat badan berlebihan cenderung berkeringat lebih banyak dibandingkan dengan orang yang kurus. Hal ini karena tubuh bekerja lebih banyak saat melakukan pergerakan."Penyebab paling sering adalah obesitas, karena butuh kerja ekstra dalam upaya untuk bergerak ketika kelebihan berat badan," kata Dokter Kulit, Lindsey Bordone.
3. Umur
Masuknya ke masa pubertas membuat produksi keringat meningkat. Ini mengapa pada masa ini, awal remaja mulai menggunakan banyak deodoran dan parfum."Seringkali remaja akan menemukan bahwa mereka lebih banyak berkeringat dan bahwa keringat mereka dapat menghasilkan bau yang lebih buruk," kata Ilyas.
4. Kehamilan
Kehamilan juga menjadi salah satu alasan mengapa keringat orang jadi muncul lebih banyak. Ini karena, Anda harus membawa bobot yang lebih besar dibanding biasanya."Kehamilan juga melelahkan, mengingat semua beban ekstra yang dibawa-bawa dan perubahan hormon, sehingga wanita hamil sering terlalu panas dan menemukan bahwa mereka lebih banyak berkeringat," kata Bordone.
5. Stres atau kegelisahan
Produksi keringat muncul juga saat Anda mengalami situasi penuh tekanan atau dalam keadaan cemas. Ini mengapa sebelum ujian Anda jadi berkeringat.“Beberapa orang berkeringat ketika mereka gugup. Ini adalah reaksi sistem saraf simpatik, dan tidak ada hubungannya dengan kepanasan,” kata dokter kulit, Tsippora Shainhouse.
6. Masalah tiroid
tiroid yang terlalu aktif menghasilkan hormon yang disebut tiroksin dalam jumlah berlebih. Ini disebut dengan Hipertiroidisme. Anda bisa mengontrolnya dengan obat, yodium radioaktif atau operasi.7. Kondisi medis mendasar lainnya
Penyakit-penyakit seperti diabetes, sindrom ovarium polikistik, gangguan endokrin juga membuat produksi keringat menjadi berlebihan.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
