jika balita tiga tahun memiliki bau yang tidak biasa, mungkin menunjukkan sesuatu yang tidak normal. (Foto: Pexels.com)
jika balita tiga tahun memiliki bau yang tidak biasa, mungkin menunjukkan sesuatu yang tidak normal. (Foto: Pexels.com)

Bau Badan pada Anak, Normalkah?

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 07 Maret 2019 09:55
Bau badan adalah aroma tidak sedap yang berasal dari bagian tubuh tertentu seperti ketiak, kaki atau selangkangan. Jika anak menjelang remaja atau remaja memiliki bau yang tidak sedap, itu bisa menjadi tanda pubertas. Namun, jika balita tiga tahun memiliki bau yang tidak biasa, mungkin menunjukkan sesuatu yang tidak normal.
 

 
Jakarta:
Berkeringat akibat aktif sepanjang hari sangat normal terjadi pada anak. Tubuh dan pakaian mereka juga cenderung sedikit berbau meski tidak sekuat pada orang dewasa. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mandi secara teratur, dan menjaga kebersihan seperti mengganti baju membantu mengatasi bau badan pada anak-anak.
 
Terkadang bau badan anak dapat menimbulkan kekhawatiran karena mungkin membutuhkan intervensi medis.
 
Keringat adalah kombinasi air dan garam dan mendinginkan tubuh saat menguap. Kelenjar ekrin ada di seluruh tubuh dan membantu mendinginkan tubuh saat terlalu panas karena cuaca panas, demam, makanan pedas, atau aktivitas. 
 
Kelenjar apokrin terletak di bawah lengan dan dekat alat kelamin. Setelah anak mencapai pubertas, kelenjar ini menghasilkan minyak serta keringat.
 
Kelenjar ini juga menyebabkan Anda berkeringat ketika merasa panas atau stres. Kebersihan yang buruk salah satu penyebab paling umum dari bau badan pada anak-anak. 
 
(Baca juga: Makanan Penyebab Bau Badan dan Mulut)
 
Bau Badan pada Anak, Normalkah?
(Jika balita tiga tahun memiliki bau yang tidak biasa, mungkin menunjukkan sesuatu yang tidak normal. Segera konsultasikan ke dokter spesialis anak. Foto: Pexels.com)

Bau badan pada anak

Umumnya bayi dan anak-anak sebelum delapan tahun tidak memiliki aroma badan yang keras. Namun, anak-anak di praremaja atau memasuki atau mendekati pubertas mungkin memiliki aroma badan yang berbeda. 
 
Jika anak menjelang remaja atau remaja memiliki bau yang tidak sedap, itu bisa menjadi tanda pubertas. Anak perempuan lebih cepat mencapai pubertas daripada anak laki-laki. 
 
Jadi jika anak perempuan memiliki aroma seperti wanita dewasa, ia telah mengalami pubertas. Sementara anak laki-laki mulai mengeluarkan bau badan setelah usia sembilan tahun.
 
Namun, jika balita tiga tahun memiliki bau yang tidak biasa, mungkin menunjukkan sesuatu yang tidak normal. Konsultasikan ke dokter spesialis anak dan dokter spesialis kulit dan kelamin.
 
Anda bisa mengunjunginya di Rumah Sakit Jakarta, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo - Kencana, atau Rumah Sakit Ibu and Anak Budhi Jaya.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif