Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Temple University menemukan bahwa minyak zaitun bisa melindungi ingatan dan kemampuan belajar.
"Kami menemukan bahwa minyak zaitun mengurangi peradangan otak, namun yang paling penting adalah mengaktivasi sebuah proses bernama autofagi," ujar peneliti Dr. Domenico Pratico dalam sebuah pernyataan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Autofagi adalah proses tubuh normal yang berhubungan dengan penghancuran sel.
Para peneliti melakukan uji coba pada model tikus yang memiliki karakter penyakit Alzheimer seperti perusakan ingatan.
Kumpulan tikus tersebut menerima salah satu jenis pola makan, yaitu yang kaya akan minyak zaitun esktra-virgin dan tidak. Semua hewan percobaan diberi minyak zaitun zaat masih kecil sebelum mereka mengalami gejala dari penyakit tersebut. Namun, mereka jug adiberikan beberapa jenis minyak lainnya.
Hasilnya, kelompok tikus yang banyak asupan minyak terlihat lebih baik secara signifikan dalam tes ingatan dan belajar, saat berusia 9 dan 12 bulan. Selain itu, tak banyak perubahan terlihat selain kenaikan berat badan.
"Biasanya, pasien yang mengunjungi dokter sudah dapat dipastikan bahwa ia menderita penyakit demensia. Kami ingin mengetahui apakah minyak zaitun yang ditambahkan di saat itu bisa menghentikan atau membalikkan penyakit tersebut," tukas Dr. Pratico.
(ASA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
