(Foto: Ashfordfirstaidtraining.co.uk)
(Foto: Ashfordfirstaidtraining.co.uk)

6 Langkah Pertolongan Pertama pada Penderita Epilesi

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 24 Maret 2016 16:45
medcom.id, Jakarta: Sebanyak 70 persen penderita epilepsi dapat mengendalikan serangan dengan obat anti-epilepsi. Obat tersebut berfungsi mengurangi intensitas serangan, namun tidak menyembuhkan.
 
Namun ada kalanya serangan tiba-tiba terjadi, meski penderita telah rutin minum obat. Itulah mengapa, sosialisasi pertolongan terhadap penderita epilepsi sangat penting. 
 
Berikut ini, pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan jika dihadapkan pada orang yang mengalami serangan epilepsi, sebagaimana dijelaskan Ketua Yayasan Epilepsi Indonesia Dr. Irawaty Hawari, Sp.S.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Tetap tenang. Jangan menjauhi penderita. Miringkan kepala untuk mencegah penyumbatan udara yang disebabkan banyaknya air liur yang tergenang di mulut.
 
2. Longgarkan pakaian yang ketat seperti dasi dan ikat pinggang, agar udara tetap bisa masuk.
 
3. Jauhkan penderita dari benda tajam. Jangan sesekali memasukan apa pun ke dalam mulut penderita. Sebab, gerakan penderita epilepsi tidak dapat dikontrol.
 
4. Jangan menahan gerakan penderita epilepsi jika mereka mengalami kejang.
 
5. Bila keadaan berbahaya, segera bawa ke rumah sakit.
 
6. Perlu diingat, meskipun penderita telah bebas serangan, bukan berarti mereka tak perlu lagi minum obat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif