Ilustrasi (netdoctor)
Ilustrasi (netdoctor)

Kanker Usus Besar Dapat Dicegah, Deteksi Setiap 10 Tahun Sekali

Rona kanker tips kesehatan
Rendy Renuki H • 13 Februari 2021 15:53
Jakarta: Deteksi dini guna mencegah timbulnya sel kanker di tubuh adalah hal penting. Termasuk deteksi kanker usus besar atau disebut kanker kolorektal.
 
Kanker kolorektal dapat dideteksi sejak dini dengan kolonoskopi. Pengecekan itu dapat dilakukan setidaknya 10 tahun sekali.
 
Selain deteksi melakui kolonoskopi, turut disarankan setiap tahun melakukan pemeriksaan colok dubur, cek kadar CEA (pertanda tumor) dalam darah dan tes feses (kotoran tinja).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuannya untuk mendeteksi adanya polip sejak dini agar pertumbuhan sel abnormal bisa ditanggulangi sebelum menjadi kanker," ungkap dr Harlinda Haroen, Sp.PD - KHOM, Siloam Hospitals Manado saat dikutip Sabtu 13 Februari 2021.
 
Mendeteksi adanya polip merupakan langkah utama, selain dapat mengenali gejala kanker usus besar. Ketika polip sudah berubah ganas, biasanya muncul gejala berdarah saat buang air besar,
diare dan sembelit tanpa sebab dan berlangsung lebih dari enam minggu.
 
Gejalan lain adalah merasakan buang air besar yang tidak tuntas, penurunan berat badan dengan cepat tanpa sebab, dan badan terasa lemah. 
 
Penyebab kanker kolorektal ada yang bisa dikendalikan dan beberapa tidak bisa diubah, karena melekat pada penderita. Faktor risiko kanker usus besar yang tidak bisa diubah antara lain faktor usia di atas 50 tahun, punya riwayat polip, penyakit usus besar, dan faktor keturunan.
 
"Namun, ada juga faktor risiko yang bisa dikendalikan, yakni menjaga gaya hidup sehat dan pola makan bergizi seimbang," sebut dia.
 
Disebutkan, pencegahan dapat dilakukan melalui diet seimbang, terutama bagi penderita diabetes dan membatasi konsumsi daging merah termasuk daging olahan, berhenti merokok, serta berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol.
 
Kanker usus besar menempati urutan ketiga sebagai kasus kanker di Indonesia. Kanker yang walaupun amat sangat bisa di deteksi dini, namun disisi lainnya gaya hidup tidak sehat memiliki pengaruh dominan.
 
Kanker kolorektal merupakan keganasan yang menyerang jaringan usus besar san rektum atau bagian usus paling bawah, sampai anus atau dubur.
 
(ACF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif