Lingerie bukan hanya dipakai untuk membuat suami senang. Lebih jauh Psikolog Klinis Dewasa, Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, S.Psi, M.Psi, Psikolog mengatakan, perempuan merasa nyaman dan spesial. (Foto: Pexels.com)
Lingerie bukan hanya dipakai untuk membuat suami senang. Lebih jauh Psikolog Klinis Dewasa, Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, S.Psi, M.Psi, Psikolog mengatakan, perempuan merasa nyaman dan spesial. (Foto: Pexels.com)

Hubungan Lingerie dengan Kepercayaan Diri Perempuan

Rona psikologi
Yatin Suleha • 19 September 2019 13:09
Jakarta: Mungkin masih banyak atau masih ada yang berpikir bahwa lingerie merupakan hal yang masih mendapatkan pandangan negatif atau sempit. Misalnya saja lingerie hanya diperuntukkan bagi 'wanita nakal' saja. Atau hanya untuk mereka yang berpostur tubuh seperti model-seperti yang mereka tawarkan melalui visual iklannya. Atau hanya untuk istri pada suaminya saja.
 
Tapi hal ini dibantah oleh Psikolog Klinis Dewasa, Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, S.Psi, M.Psi, Psikolog dari International Wellbeing Center yang juga mengajar di Binus University ini. Lalu, sebenarnya apa sih yang disebut dengan lingerie?
 
Pingkan menjawab, "Beberapa riset yang saya baca, lingerie itu memang diartikan sangat personal," jelasnya singkat dalam acara Media Luncheon bersama Nipplets yang mengusung tema besar "Real People Real Body" di Brizola Resto Jakarta, Rabu, 18 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut ia menerangkan, "Artinya untuk beberapa orang, bra dan panties yang renda-renda itu sudah termasuk lingerie. Tapi untuk beberapa orang lingerie itu adalah nipple tassel, bodysuit dan lainnya. Jadi dalam talks kali ini yang disebut lingerie adalah range yang sangat luas. Bukan sekedar pakaian-pakaian yang tadi seperti nipple tassle atau yang kayanya sudah langsung diasumsikan untuk aktivitas seksual," ucap psikolog yang ramah ini.
 
Jadi menurutnya perlu disepakati dulu arti dari lingerie adalah pakaian dalam yang bukan seperti pakaian dalam sehari-hari.
 
Hubungan <i>Lingerie</i> dengan Kepercayaan Diri Perempuan
(Psikolog Klinis Dewasa, Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, S.Psi, M.Psi, Psikolog dari International Wellbeing Center mengatakan yang disebut lingerie adalah range yang sangat luas. "Dan ini bisa menambah kepercayaan diri perempuan karena menyadari ia memberikan rewards kepada dirinya sendiri," ucap Pingkan. Foto: Dok. Akusara Communication)

Lalu apa kaitannya lingerie dengan kepercayaan diri perempuan?

Lingerie menurut Pingkan merupakan sesuatu yang spesial. "Spesial karena lingerie punya kualitas yang berbeda dengan pakaian dalam sehari-hari. Mungkin dibuat dengan bahan khusus misalnya sutra, renda, dan lainnya sehingga kalau seseorang menggunakan lingerie itu seolah-olah dia sedang mendekorasi dirinya dengan sesuatu yang spesial. Jadi beda bukan nilai kenyamanan saja, ada nilai dekorasinya," papar Pingkan.
 
Pingkan menambahkan inilah yang dirasakan saat memakai, menggunakan, atau bahkan saat membeli lingerie saja bisa menimbulkan efek ke perempuan. "Karena apa? Karena kita memperlakukan diri kita spesial. Kita kayak memberi hadiah ke diri sendiri."
 
Ida Swasti, Founder dan CEO Nipplets Official yang merupakan produk lingerie asli Indonesia mengatakan bawah ia sering kali mendapatkan penilaian bahwa perempuan yang menjual lingerie adalah perempuan 'nakal'.
 
"Dan ini sudah makanan sehari-hari. Namun dengan edukasi dan penyampaian yang baik dan selama saya mampu memberikan pesan yang positif ke masyarakat saya yakin penilaian tersebut akan hilang dengan sendirinya," ucapnya di tempat yang sama.
 
Hubungan <i>Lingerie</i> dengan Kepercayaan Diri Perempuan
(Ida Swasti, Founder dan CEO Nipplets Official menghadirkan kampanye "Real People Real Body" agar perempuan bisa percaya diri dengan bentuk tubuhnya masing-masing. Foto: Dok. Akusara Communication)
 
Menurut Ida kampanye yang Nipplets gaungkan yaitu "Real People Real Body" adalah menyasar para perempuan Indonesia yang kurang percaya diri akan bentuk tubuh-termasuk bentuk tubuh seorang perempuan yang sesudah mengandung dan melahirkan anak.
 
Lingerie terang Ida adalah untuk semua orang. "Kondisi terkadang membuat kita lupa bahwa tubuh kita adalah anugerah Tuhan yang patut untuk disyukuri. Dan dia layak untuk dicintai dan dihargai," katanya.
 
Lebih jauh Ida mengatakan bahwa model, ukuran, pola, bahan lingerie berbeda-beda. "Anda hanya perlu menemukan jenis lingerie yang cocok dengan Anda dan bisa menonjolkan sisi tubuh Anda."
 
"Di sini lingerie juga berfungsi menjadi ekspresi identitas diri sang perempuan. Jadi ia kemudian menggunakan lingerie bukan hanya supaya terlihat seksi di depan suami, tapi karena ia memilih untuk merasa nyaman dengan dirinya sendiri," pungkas Ida.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif