(Foto: Web MD)
(Foto: Web MD)

Lima Hal Umum yang Memicu Sakit Punggung saat Bangun Tidur

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 26 Agustus 2018 19:09
Jakarta: Apakah Anda sering terbangun dengan rasa sakit pada bagian punggung? Bisa jadi itu disebabkan oleh kebiasaan yang tak baik untuk tubuh. Berikut adalah beberapa kemungkinan mengapa nyeri punggung kerap terjadi seperti dilansir dari Medical Daily.
 
1. Terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi
 
"Memakai sepatu hak tinggi menggeser berat badan ke arah bola-bola kaki, sehingga lutut dan pinggang maju, sementara punggung harus ekstra mundur untuk menjaga keseimbangan," kata ahli penyakit kaki Jacqueline Sutera.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Risiko cedera juga meningkat jika Anda kelebihan berat badan, tidak mengenakan ukuran yang tepat, atau telah memilih jenis hak yang dapat menantang untuk berjalan masuk.
 
2. Kasur tidak mendukung
 
Kasur yang terlalu usang atau tidak cukup kuat dapat menambah tekanan pada tubuh ketika tidur. Keselarasan tubuh harus didukung dalam posisi netral, yang tidak dapat terjadi jika permukaan tempat tidur terlalu lunak atau terlalu keras.
 
"Jika Anda bangun di pagi hari dan mengalami nyeri punggung bawah dan perlu melakukan peregangan 15 atau 30 menit, itu berarti Anda berada di kasur yang tidak sesuai," kata ahli tidur Dr Michael Breus.
 
3. Cedera karena mengangkat beban berat
 
Beberapa orang tak menyadari aktivitas yang dilakukan sebelumnya, seperti mengangkat beban berat atau latihan di gym, dapat membuat nyeri punggung keesokan harinya.
 
Oleh karena itu, pemanasan adalah hal yang penting. Hindari melakukan hal serupa hingga cedera sembuh.
 
4. Radang sendi
 
Jika rasa sakit berlangsung selama sekitar 30 menit di pagi hari dan kemudian menghilang, kemungkinan itu adalah peradangan yang berhubungan dengan radang sendi.
 
"Pada radang sendi, rasa sakit cenderung menjadi lebih baik di siang hari, tetapi kemudian di malam hari itu terasa sedikit lebih buruk," kata Dr Prakash Jayabalan dari Rehabilitation Institute of Chicago.
 
Punggung bawah, pinggul, dan tulang belakang adalah salah satu daerah yang paling umum terkena osteoartritis, yang cenderung terjadi selama dan setelah usia pertengahan.
 
5. Kebiasaan merokok
 
Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko nyeri punggung kronis. Tembakau mempengaruhi aliran darah dan pengiriman oksigen ke berbagai bagian tubuh, termasuk tulang belakang.
 
Para peneliti juga percaya bahwa merokok dapat berpotensi meningkatkan sensitivitas nyeri dan memperlambat penyembuhan, yang dapat membuat kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti fibromialgia, bahkan lebih menonjol.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif