Ilustrasi-Rawpixels
Ilustrasi-Rawpixels

3 Cara agar Seks untuk Hamil tak Menjadi Horor

Rona seks
Anda Nurlaila • 04 Desember 2019 19:00
Jakarta: Pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, seringkali menganggap hubungan intim sebuah beban. Alih-alih menyenangkan kedua pihak, seks agar hamil bisa menyebabkan hilangnya gairah seks, menyalahkan pasangan, atau bahkan diri sendiri.  
 
Psikoterapis Lenore Pomerance mengatakan, pasangan harus bisa memisahkan antara kesuburan dan seksualitas. Ada perbedaan besar antara seks untuk kesenangan dan seks untuk konsepsi.
Pemisahan ini, ungkap Pomerance, sangat penting saat upaya hamil belum menunjukkan hasil.
 
"Ketika pasangan mulai merasa cinta saja tidak cukup, tidak merasa dicintai mereka dapat depresi dan memengaruhi seksual mereka," kata Pomerance seperti dimuat Parents.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ada tiga cara agar hubungan seks tetap menyenangkan saat Anda dan pasangan mengingink+an bayi.

1. Belajar tentang "realitas seks"

Pomerance mengatakan, pasangan yang kecewa dengan hubungan seks yang tidak teratur sering berfantasi pada kondisi ideal bercinta. Seperti romantis, spontan, selalu memuaskan, dan tidak memerlukan komunikasi atau upaya memperolehnya.
 
"Namun kenyataannya seks menyangkut banyak hal. Jika pasangan cukup terhubung secara emosional dan fisik, mereka dapat melepaskan fantasi dan belajar bagaimana membuat kenyataan memuaskan," terang Pomerance.

2. Pertahankan selera humor

Dilihat secara obyektif, seks, konsepsi, dan menjadi orang tua adalah tiga kondisi terlucu dalam pengalaman manusia. Pasangan yang bisa menertawakan diri sendiri seringkali berakhir lebih dekat secara seksual dan sebaliknya, daripada sebelum mencoba untuk hamil.
 
Seorang ibu baru yang harus menjalani dua tahun perawatan kesuburan mengatakan pentingnya menjaga humor selama proses. Terlepas dari semua upaya terbaik, sang ibu akhirnya harus hamil dengan inseminasi intrauterin.
 
"Jika kami tidak bisa bercanda tentang hal itu mungkin kami tidak akan menanti anak kedua kami," kata Pomerance.

3. Berhubungan seks panas dan spontan sepanjang bulan

Selama program kehamilan Anda dan pasangan hanya dapat melakukan hubungan intim tiga hingga lima hari saat masa subur setiap bulan. Hampir empat minggu sisanya lakukan seks sebagai rekreasi yang memberi kesenangan.
 
Kini saatnya Anda mencoba bercinta dengan lembut. Hingga mendapatkan sesuatu yang berbeda dan belum pernah Anda lakukan sebelumnya.
 
Caranya, meluangkan waktu untuk membagikan perasaan tentang hubungan seksual dengan pasangan. Pasangan yang membangun hubungan sehat sekarang akan menuai manfaat hingga saat menjadi orang tua kelak.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif