Apa yang harus dilakukan jika bayi bingung puting? Simak informasinya. (Foto: Pexels.com)
Apa yang harus dilakukan jika bayi bingung puting? Simak informasinya. (Foto: Pexels.com)

Cara Mengatasi Bayi Bingung Puting

Rona bayi bingung puting
Raka Lestari • 11 Juli 2019 12:14
Seperti ditulis dalam Aimi-asi, jika bayi terlanjur mengalami bingung puting dengan penolakan total terhadap payudara, maka harus dilakukan relaktasi untuk mengembalikan bayi menyusu ke payudara dan menstimulasi peningkatan produksi ASI. Kunci utama relaktasi adalah tekad kuat, kesabaran, serta dukungan keluarga.
 

Jakarta: Bingung puting biasa terjadi pada bayi yang sedang belajar mengisap, baik dari puting susu ibu ataupun botol. Biasanya, ini terjadi pada hari-hari dan minggu awal, dan jika tidak ditangani dengan baik maka bayi Anda akan mengalami kesulitan untuk mengisap dan menyusui secara konsisten. 
 
Puting botol cukup kaku, dan memiliki cadangan susu yang konstan. Ini berarti bayi Anda tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan air susu yang diinginkannya. Jika menyusui dari payudara, bayi harus terlebih dahulu membuka mulutnya lebar-lebar. Salah satu alasan paling umum mengapa bayi kesulitan menyusui adalah karena mereka merasa sulit untuk menyusu. 


Jika bayi Anda mengalami bingung puting dan lebih suka menggunakan botol sebaiknya Anda menanyakan ke bidan atau fasilitas kesehatan terdekat untuk merujuk Anda ke konselor menyusui. Anda juga bisa mengunjungi klinik khusus menyusui jika ada di daerah Anda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biasanya para konselor menyusui atau ahli tersebut membantu Anda mengajari posisi dan teknik menyusui yang benar sehingga masalah bingung puting yang dialami bayi bisa langsung terselesaikan. 
 
Cara Mengatasi Bayi Bingung Puting
(Ibu dapat beralih ke media seperti gelas kecil, sendok atau pipet untuk memberikan ASI perah ketika si kecil bingung puting. Foto: Pexels.com)
 
Atau bisa juga dengan mencari tahu masalah lain yang menyebabkan Anda merasa kesulitan menyusui. Konselor menyusui juga menyarankan Anda untuk memberikan ASI untuk diberikan kepada bayi Anda menggunakan botol untuk sementara waktu.
 
Bayi Anda harus membuka mulutnya lebar-lebar ke dot botol, dengan lidahnya ke bawah dan ke depan. Dia harus melakukan ini untuk setiap Anda sedang memberikan susu kepada mereka. Usahakan untuk memberikan ASI pada bayi Anda, daripada susu formula. Ini akan menjaga suplai susu Anda tetap tinggi sambil memberikan waktu puting Anda untuk sembuh, jika sakit. 
 
Kecil kemungkinannya bahwa bayi Anda tidak akan mau menyusui hanya karena ia pernah menyusui lewat botol. Dapatkan dukungan dari bidan, pengunjung kesehatan, atau  lingkungan sekitar Anda untuk memastikan Anda dan bayi Anda mendapatkan awal yang baik. 
 
Selain itu, pada dasarnya bayi sudah memiliki naluri yang kuat untuk menyusui dan dapat mengetahui cara menyusui secara alami. Dengan kesabaran, latihan dan dukungan Anda harus dapat membantunya memuaskan rasa laparnya tersebut.
 
Perbanyak kontak kulit dan interaksi dengan bayi, seperti tidur dan mandi bersama bayi untuk  meningkatkan bonding dengan bayi agar ia mau kembali “belajar” menyusu. 

Yang bisa Anda lakukan jika si kecil bingung puting

Seperti ditulis dalam Aimi-asi, jika bayi terlanjur mengalami bingung puting dengan penolakan total terhadap payudara, maka harus dilakukan relaktasi untuk mengembalikan bayi menyusu ke payudara dan menstimulasi peningkatan produksi ASI. 
 
Kunci utama relaktasi adalah tekad kuat, kesabaran, serta dukungan keluarga. Mintalah pendampingan konselor laktasi. Untuk mencegah penyapihan dini, bingung puting dan risiko lain dari penggunaan dot, ibu dapat beralih ke media seperti gelas kecil, sendok atau pipet untuk memberikan ASI perah.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif