Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Tips agar Gairah Seks Perempuan tetap Terjaga

Rona seks
Timi Trieska Dara • 14 Desember 2019 19:16
Jakarta: Perempuan bakal mengalami penurunan dorongan atau gairah seks seiring bertambahnya usia. Tentu setiap istri tidak mau mengecewakan suami gara-gara menurunnya gairah seks mereka.
 
Penurunan seks pada perempuan biasanya terjadi pada usia 30 tahun hingga 40 tahun. Faktornya, baik itu karena sibuk beraktivitas sebagai pekerja, mengurus rumah tangga, maupun lantaran memasuki masa menopause.
 
Tapi tenang, ada beberapa tips agar libido perempuan tetap terjaga. Terutama pada usia 30 tahun dan 40 tahun. Berikut kiat-kiatnya:

-Tips menjaga gairah seks di usia 30-an

Kondisi pada usia ini bisa membingungkan bagi Anda dan pasangan jika dorongan seks Anda berubah. Hapus misteri dengan berkomunikasi secara terbuka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mampu mengekspresikan kebutuhan Anda dan menegosiasikannya dengan pasangan Anda membuat hubungan Anda secara keseluruhan merasakan hubungan yang intim, bahkan pada malam-malam itu adalah ketika semua yang Anda minati adalah pijat tangan dan satu jam waktu sendirian," ujar Shadeen Francis, seorang terapis hubungan dan penulis yang tinggal di Philadelphia.
 
Selain itu jangan pernah mengecilkan dampak stres, yang bisa menghalangi keintiman. Sebab stres dapat menekan testosteron dan meningkatkan kortisol, yang dapat mengganggu testosteron.
 
"Gunakan teknik pengurangan stres dasar, seperti yoga atau meditasi sebagai langkah pertama," ujar Jennifer Landa, MD, seorang Ob-Gyn dan kepala petugas medis di BodyLogicMD di Orlando, Florida.
 
Juga bijaksana untuk tidak terlalu lelah beraktivitas jika Anda tidak melakukan hubungan seks sesering yang Anda lakukan pada usia 20-an. Menjelang usia 30-an, Anda lebih mungkin merasa tenang dengan suami, sementara jumlah seks mungkin lebih jarang. Untuk itu Anda bisa mengatasinya dengan kualitas dan kedalaman koneksi Anda.

-Tips menjaga gairah seks di usia 40-an

Francis menyarankan agar mengantisipasi bahwa tubuh Anda akan berevolusi dan merespons dengan rasa ingin tahu. Itu bukanlah sebuah kondisi negatif.
 
"Memelihara hubungan dengan cara mengeksplorasi tubuh Anda, memberi Anda izin untuk menemukan penerimaan dengan apa yang bukan, dan menemukan kesenangan dengan apa yang ada di dalam," kata Francis.
 
Jika kekeringan pada vagina dan efek samping perimenopause lainnya telah menurunkan libido Anda dan itu mengganggu Anda, Dr. Landa menyarankan untuk menemui Ob-Gyn.
 
"Pengobatan dengan progesteron atau testosteron atau keduanya pada beberapa perempuan dapat membantu meningkatkan gairah seks," katanya.
 
Perlu diingat, bahwa apa yang Anda alami bisa menjadi bagian alami dari penuaan. Untuk itu Anda dapat meningkatkan libido Anda dengan hidup sehat dan merasa terhubung dengan suami Anda.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif