Jakarta: Seiring waktu berjalan, pernikahan jadi lebih seperti teman sekamar. Bahkan jangan heran, jika mereka tidak melakukan hubungan seks sama sekali.
Hal tersebut membuat orang yang menghadapinya merasa tidak aman. Jika Anda salah satunya dan merasa cemas akan hal ini, Anda tidak sendirian.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Karena melansir dari huffingtonpost terapis seks memberikan penyebab umum di balik hilangnya seks dalam pernikahan:
-Tidak berbicara tentang seks
Dalam hubungan, hal yang terpenting adalah komunikasi, dan ketika ini berkaitan dengan seks, Anda pun tetap harus menerapkannya. Bicarakanlah tentang fantasi Anda, keinginan Anda, ketidakpercayaan diri Anda, pokoknya semua tentang membangkitkan gairah seks."Pasangan yang tidak berbicara tentang seks akhirnya terpisah dan kehilangan koneksi dengan apa yang mereka inginkan dan butuhkan dalam hubungan seksual mereka," kata terapis seks, Shannon Chavez
-Banyak mengalami stres
Saat Anda sedang mengalami stres, pikiran Anda tentang seks akan minim. Anda lebih fokus pada hal-hal seperti merawat anak, beres-beres rumah, bayar hutang, dan lain-lain. Saat itu, seks terasa lebih seperti kewajiban daripada kesenangan."Baik itu tentang anak-anak, pekerjaan atau keuangan, stres dapat memainkan peran besar dalam mengurangi dorongan seks, mengurangi hasrat untuk berhubungan seks, mengurangi energi yang kita miliki untuk berhubungan seks dan mengurangi waktu yang kita miliki untuk berhubungan seks," kata terapis seks, Jesse Kahn.
Solusi yang bisa Anda lakukan adalah menjadwalkan kapan Anda mau melakukannya.
-Memiliki libido yang tidak sama
Libido yang tidak sama satu sama lain jika dibiarkan dan tak dikomunikasikan bisa menghentikan hubungan seksual. Seringkali, pasangan dengan libido tinggi merasa ditolak dan mereka akhirnya berhenti untuk berusaha. Sementara pasangan dengan libido rendah merasa rendah diri karena tidak dapat memenuhi kebutuhan pasangan mereka.-Menemukan ganjalan dalam hubungan
Pasangan memiliki permasalahan masing-masing, itu bisa perselingkuhan atau merasa tidak terhubung. Ini dapat memengaruhi dorongan seksual. Terapis seks, Gracie Landes, mengatakan bahwa sementara beberapa pasangan mungkin dapat melakukan hubungan seks ketika mereka marah satu sama lain, banyak yang tidak bisa."Kebencian yang melekat dan argumen yang tidak terselesaikan mengikis hubungan seksual yang baik," kata Landes.
-Saling mengkritik
Kritik adalah salah satu prediktor perceraian terbesar. Menurut peneliti hubungan, John Gottman, kritik berbeda dari menawarkan nasihat kepada pasangan Anda atau menyampaikan keluhan dengan cara yang konstruktif dan terukur. Menurut terapis seks, Stephen Snyder, komentar menyakitkan dapat terasa seperti serangan dan menyebabkan keretakan dalam hubungan seks.-Bosan satu sama lain
Pada awal hubungan, seks itu baru sehingga terasa panas dan menyenangkan. Namun, seiring berjalannya waktu, pasangan dapat menjadi terbiasa dengan rutinitas yang sama, yang dapat menyebabkan seks menjadi lesu.Menurut terapis seks, Jesse Kahn seksualitas Anda (dan pasangan Anda) terus berkembang, dan selalu ada hal-hal baru untuk dicoba dan temukan.
Hilangnya seks dalam pernikahan masih bisa diatasi bila Anda dan pasangan memiliki tekad untuk memperbaiki gairah tersebut. Jangan terlalu cemas, bawalah suasana menjadi lebih santai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
