Bedong adalah teknik tradisional yang digunakan untuk bayi baru lahir. (Foto: Courtesy of Gentlesleep)
Bedong adalah teknik tradisional yang digunakan untuk bayi baru lahir. (Foto: Courtesy of Gentlesleep)

Ini Saat Tepat Berhenti Membedong Bayi

Rona keluarga perkembangan anak
Torie Natalova • 29 April 2019 06:00
Beberapa percaya membedong menirukan perasaan bayi berada di dalam rahim, membuatnya sangat nyaman untuk bayi yang baru lahir, dalam tiga bulan pertama kehidupan mereka. Tapi, sebaiknya tidak membedong bayi saat menyusui karena hal tersebut dapat menyebabkan suhu bayi naik. 
 

 
Jakarta: Bedong adalah teknik tradisional yang digunakan untuk bayi baru lahir. Teknik ini sudah lama dipercaya dapat membantu menjaganya tetap rileks dan tenang seperti masih berada di dalam rahim ibu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut bidan Alison Edwards, membedong bayi sudah tidak disarankan lagi, meskipun masih banyak budaya yang menyarankan untuk tetap membedong bayi baru lahir. 
 
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membedong adalah hanya menggunakan selimut yang tipis. Pastikan untuk menggunakan teknik yang benar agar bayi merasa nyaman. Jika perlu, minta bidan untuk menunjukkan tekniknya.
 
Beberapa percaya bedong menirukan perasaan bayi berada di dalam rahim, membuatnya sangat nyaman untuk bayi yang baru lahir dalam tiga bulan pertama kehidupan mereka. Bayi juga diyakini dapat tidur lebih baik saat dibedong karena mereka tidak bisa bangun dengan kaki yang bergerak-gerak.

Perhatikan saat membedong

Tetapi, profesional medis tidak sependapat dengan kepercayaan tersebut. Menurut Alison, bayi yang dibedong tidak dapat bergerak secara alami dan karena itu dapat membuat mereka merasa sangat nyaman, maka mereka dapat tidur terlalu lama.
 
Kondisi ini memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan dan perkembangan terutama bagian pinggul bayi. Menurutnya, bayi yang baru lahir harus dapat bergerak dengan bebas dan melakukan posisi gaya "katak" alami mereka. 
 
Jadi, jika Anda tetap membedong bayi, pastikan bayi Anda memiliki ruang untuk bergerak. Namun, jangan juga terlalu longgar membedongnya karena jika kain atau selimutnya terlepas, ini bisa menutupi wajah bayi secara tidak sengaja.
 
Apabila cuaca sangat panas, pastikan membedongnya tidak terlalu lama dengan selimut yang tipis dan di dalam udara yang sejuk. Tidak disarankan juga membedong bayi saat menyusui karena itu dapat menyebabkan suhu bayi naik. 

Berapa lama sebaiknya membedong bayi? 

Tidak ada aturan pasti kapan Anda harus berhenti membedong. Tapi, ketika bayi mulai belajar berguling atau memutar, sebaiknya hentikan pemakaian bedong. 
 
Beberapa praktisi menyarankan hal ini karena dapat menyebabkan peningkatan kematian bayi, terutama jika mereka berguling ke depan dengan posisi dibedong.

Ada beberapa tips untuk membedong bayi dengan aman:

1. Berlatih untuk mendapatkan teknik yang tepat.
2. Jangan pernah membedong di atas bahu bayi.
3. Bungkus dengan kuat tapi jangan terlalu erat. Bayi membutuhkan ruang agar pinggul dan lututnya bergerak bebas untuk membantu pertumbuhan yang baik.
4. Periksa suhu bayi secara teratur agar ia tidak kepanasan dibedong.
5. Gunakan bahan tipis seperti bahan katun atau muslin.
6. Selalu tempatkan bayi untuk tidur terlentang dengan bedong.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif