Setidaknya dibutuhkan pengecekan dot setiap 2-3 bulan sekali. (Foto: Sharon McCutcheon/Unsplash.com)
Setidaknya dibutuhkan pengecekan dot setiap 2-3 bulan sekali. (Foto: Sharon McCutcheon/Unsplash.com)

Tanda Dot Bayi Mesti Diganti

Rona perkembangan anak tips & trik
Dhaifurrakhman Abas • 29 November 2018 13:35
Jakarta: Menggunakan dot pada bayi bisa sangat membantu meredakan tangisannya. Apalagi saat Anda terjebak pada situasi yang tak memungkinkan memberikannya ASI.
 
Namun di sisi lain, penggunaan dot bayi tidak boleh sembarangan saja. Anda mesti jeli dan rutin melakukan pengecekan terhadap kondisi kelayakan dot yang diberikan untuk si kecil.
 
Dikutip dari BabyCenter, setidaknya dibutuhkan pengecekan dot setiap 2-3 bulan sekali. Jika kondisi ini terjadi, Anda harus segera mengganti dot bayi yang Anda miliki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tanda Dot Bayi Mesti Diganti
(Setidaknya dibutuhkan pengecekan dot setiap 2-3 bulan sekali. Foto: Les Anderson/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Waktu yang Tepat Menghentikan Dot pada Bayi)
 
1. Perubahan warna
Salah satu tanda dot harus segera diganti adalah ketika warna dot mulai berubah. Perubahan warna dot menandakan bahwa kondisi dot sudah tak laik pakai.
 
2. Loyo
Segeralah mengganti dot apabila sudah dalam kondisi loyo. Hal itu menandakan kualitas dot sudah menurun. Anda bisa menguji kekuatan dot dengan menekan ke bawah. Dot yang kualitasnya masih bagus akan kembali memantul ke arah atas, seketika Anda menekannya ke arah bawah.
 
3. Menyusut dan robek
Dot yang menyusut dan melebar berarti sudah tidak layak pakai. Anda mesti buru-buru menggantinya. Apalagi jika menemukannya dalam kondisi robek. Hal ini seringkali terjadi karena gigitan bayi yang sudah mulai tumbuh gigi.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif