Psikolog TigaGenerasi Brawijaya Clinic, Marcelina Melissa M.Psi dalam tulisannya mengenai "Bullying Phenomenon: The Power of Bystanders" yang diterima oleh Metrotvnews.com, mengatakan bahwa dalam setiap peristiwa dimana terdapat tindakan bullying, kita pasti langsung dapat membedakan siapa pelaku dan siapa korbannya.
"Sangat jelas terlihat bahwa korban adalah seseorang yang dirugikan, misalnya mendapat tindakan kekerasan verbal atau fisik, dan mendapatkan efek negatif dari tindakan bullying tersebut," sebut Marcelina dalam tulisannya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca juga: KPAI Nilai Kasus Tewasnya SR Bukti Sekolah Belum jadi Tempat Aman)
Namun, selain korban dan pelaku, terdapat pihak lain yang tidak kalah penting dan selalu ada dalam setiap tindakan bullying yang terjadi. Pihak ini adalah penonton, atau yang lebih dikenal dengan istilah "bystander".
Bystander hadir saat tindakan bullying terjadi, dan biasanya menyaksikan, mendengar, atau mengetahui mengenai peristiwa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
