Anak perlu diberitahu aturan sehingga dapat membatasi permintaan akan perhatian orang tua selama menerima panggilan. (Foto: Pixabay.com)
Anak perlu diberitahu aturan sehingga dapat membatasi permintaan akan perhatian orang tua selama menerima panggilan. (Foto: Pixabay.com)

Kiat agar Anak Tenang saat Orang Tua Sedang Menelepon

Rona keluarga
Anda Nurlaila • 12 Februari 2019 10:52
Jakarta: Pernahkah Anda sedang berbicara dengan atasan atau menerima panggilan telepon penting dan secara ajaib anak muncul di sebelah, meminta waktu dan perhatian penuh?
 
Akan tetapi setelah panggilan telepon terputus, si kecil langsung menjauh dan bermain kembali. Gangguan ini bukan hanya dilakukan balita, tetapi juga anak-anak yang lebih besar.
 
Semakin besar usia anak, gangguan perhatian semacam ini semakin langka. Karena anak semakin mengerti bahwa kadang-kadang ia harus menunggu untuk mendapat perhatian orang tua. Meski demikian, anak-anak di usia sekolah dasar pun masih sering merajuk saat orang tua sedang menerima panggilan telepon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penulis dan pakar keluarga Patricia Henderson mengatakan orang tua adalah pusat perhatian anak. Sehingga orang tua harus menyadari untuk mengurangi penggunaan ponsel selama di rumah.
 
Selain itu, anak perlu diberitahu aturan sehingga dapat membatasi permintaan akan perhatian orang tua selama menerima panggilan.
 
Kiat agar Anak Tenang saat Orang Tua Sedang Menelepon
(Berikan ia waktu bermain bersama Anda selesai Anda menerima telepon. Foto: Pixabay.com)
 
(Baca juga: Bahasa Kekinian Bikin Orang Tua Khawatir)
 
Seperti dimuat Babycenter, bagi orang tua bekerja yang pulang dari kantor, jagalah percakapan telepon lebih sedikit. Walau usianya sudah makin besar, anak usia sekolah dasar juga menginginkan interaksi dengan orang tua sama seperti anak berusia balita. 
 
Simpan gadget dan hanya gunakan untuk hal-hal penting atau darurat. Gunakan waktu luang untuk bermain atau bercakap-cakap dengan anak. Demikian halnya dengan orang tua yang berada di rumah sepanjang hari. Sediakan waktu khusus untuk mengobrol dengan anak setiap hari.  
 
Ketika menerima telepon, pastikan anak tengah beraktivitas, seperti bermain. Jika dia mulai merengek atau mengeluh, hentikan panggilan sebentar. 
 
"Katakan pada anak, meskipun dia tidak suka orang tuanya menelepon, pembicaraan dengan orang lain di telepon penting. Yakinkan anak bahwa Anda akan segera menemaninya setelah panggilan usai," kata Shimm. 
 
Jeda sejenak untuk menenangkan anak juga memberi manfaat tambahan. Penelepon mengetahui bahwa Anda harus memutuskan panggilan. Pastikan menepati janji untuk menemani anak setelah selesai menelepon dan memberikannya perhatian penuh. 
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif