Apa yang terjadi ketika orang-orang terdekat Anda meninggal dan Anda tidak bisa lagi mencari aroma orang yang Anda cintai?
Katia Apalategui, seorang petugas asuransi di Prancis berusia 52 tahun, menemukan cara baru untuk mengatasi kedukaan akibat kehilangan suami: menciptakan sebuah parfum beraroma seperti mendiang suami.

Katia Apalategui (Foto:The Telegraph)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Katia bekerja sama dengan Universitas Le Havre di Prancis utara untuk mereproduksi bau manusia.
Menurut The Guardian, proses yang dilakukan dalam pembuatan parfum yaitu mengekstrak bau seseorang dari sepotong pakaian mendiang.
Tidak hanya mengandalkan aroma parfum yang melekat di pakaian, melainkan juga mengumpulkan bau kulit, rambut, dan tubuh sehingga menciptakan aroma unik.
Ahli kimia Universitas Le Havre, Geraldine Savary, menjelaskan proses pembuatan parfum tersebut. "Kami mengambil pakaian seseorang dan mengekstrak bau, yang mewakili sekitar seratus molekul, dan kami merekonstruksi ke dalam bentuk parfum dalam empat hari," paparnya.
Katia berencana meluncurkan perusahaan parfum pada September mendatang dan akan menawarkan kesempatan menciptakan aroma sentimental bagi keluarga yang sedang berduka seharga USD600.
"Kami akan ke rumah duka untuk menawarkan sebuah kotak kecil berisi botol yang akan kita isi dengan aroma dari sepotong kain yang disediakan mereka," jelas Katia.
Meskipun fokus Katia sekarang adalah membuat aroma parfum seperti almarhum, dia berharap dapat memperluas layanan bagi mereka yang ingin menciptakan aroma orang-orang terkasih di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
