Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengungkapkan bahwa truk bermuatan tanah dengan nomor polisi B 9763 UIT melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Truk diduga mengalami rem blong saat di jalanan menurun dan menikung.
Akibat kejadian tersebut, delapan orang meninggal dan 28 orang terluka. Salah satu korban tewas kecelakaan bernama Iwan bin Nisin (35) telah dimakamkan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saya sudah lemas, enggak tahu lagi harus bagaimana, yang pergi ke Purwakarta itu ayah saya, adik suami, dan beberapa rekannya," ujar Istri Iwan, Ratna (34) seperti dikutip dari Medcom.id.
Hal ini tentu akan menjadi sebuah pukulan yang cukup berat bagi keluarga. Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Efnie Indrianie, M. Psi, mengatakan, hal pertama yang biasanya dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan adalah syok atau kaget yang hebat dengan adanya peristiwa tersebut.
"Hal kedua biasanya, akan ada reaksi denial artinya menolak kenyataan yang mereka hadapi. Kemudian yang ketiga muncul grief, yaitu rasa sedih yang mendalam," tambah Efnie.
Untuk mengatasinya, bisa dilakukan dengan beberapa cara mulai dari psikoterapi atau bisa diberikan beberapa jenis obat tertentu agar bisa menjadi lebih tenang.
Namun pada dasarnya, mengatasi seseorang yang baru saja ditinggalkan keluarga yang dicintainya berbeda-beda. Tidak ada yang bisa membantu untuk mengatasi agar hal tersebut terasa mudah atau memahami dengan tepat seluruh emosi yang dirasakan oleh mereka yang mengalami kehilangan tersebut.
Akan tetapi kehadiran orang lain seperti teman atau anggota keluarga lainnya juga dapat meredakan rasa kehilangan. Sebab bisa membuat orang yang ditinggalkan itu merasa lebih nyaman dan membantu mereka melewati kesedihan yang mendalam tersebut.
Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan membiarkan dirinya merasakan kesedihan yang ia rasakan. Dengan menyangkal emosi dan kesedihan yang dirasakan hanya akan memperpanjang proses penyembuhan secara alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
