Anak usia tiga tahun siap dan mau berteman, tetapi masih membutuhkan bantuan Anda. Berikut milestonenya. (Foto: Pexels.com)
Anak usia tiga tahun siap dan mau berteman, tetapi masih membutuhkan bantuan Anda. Berikut milestonenya. (Foto: Pexels.com)

Tonggak Pertumbuhan Balita Tiga Tahun

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 27 Januari 2020 10:00
Jakarta: Saat mencapai usia tiga tahun, si kecil siap untuk lebih mandiri. Sepanjang tahun, balita aktif Anda akan semakin banyak mengembangkan perilaku dan keterampilan.  
 
Seperti dimuat dalam Parents, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang anak Anda dan bagaimana mempersiapkan dan membantunya. 

1. Berpakaian

Biasakan mendengar ucapan, "Saya lakukan sendiri."  Salah satunya adalah berpakaian sendiri. Anak usia tiga tahun harus bisa memakai pakaian utama seperti celana panjang dan sepatu slip on. 
 
Penulis The Smarter Preschooler Mike Mosiman mengatakan, bantu si kecil dengan meletakkan pakaian yang menarik dan mudah dipakai anak seperti tidak memiliki kancing dan ristleting. Bersiaplah untuk membantu anak, tapi bersabarlah. Dengan berpakaian sendiri, balita belajar sebuah keterampilan dan kemandirian yang penting. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Makan sendiri
Jika anak bersikeras makan sendiri meski makanannya berantakan ke mana-mana, anak berada di jalur yang benar. Sebagian besar anak berusia tiga tahun dapat makan dengan sendok atau garpu dan minum dari cangkir biasa. Jika anak termasuk pemilih, beri tahu dia bahwa dia perlu mencicipi apa pun yang ada di piringnya daripada membiarkannya menolak makan malamnya. 
 
Samarkan buah dan sayuran dengan mencampurkan brokoli ke dalam keju. Atau mengganti jeli dengan irisan apel atau pisang. Jadikan waktu makan menyenangkan dan mudah dengan makanan ringan yang mudah dia pegang.

3. Latihan ke kamar mandi 

Pada usia tiga tahun balita mungkin mengatakan dia akan buang air kecil atau air besar atau minta popoknya diganti. Mulailah secara rutin untuk membuatnya duduk di pispot sepanjang hari untuk merasa nyaman dengannya. Beberapa kali gagal normal, tapi bila beberapa minggu tidak ada perubahan atau anak tidak tertarik menggunakan pispot berhenti.  
 
Anda dapat mencoba lagi dalam satu atau dua bulan ketika anak mungkin lebih tertarik atau siap untuk pelatihan. Saat anak siap belajar toilet training, beri pujian sebagai "anak besar" karena dapat buang air kecil sendiri. 
 
Ingat, bahkan jika anak dapat menggunakan pispot di siang hari, dia mungkin masih tetap bisa mengompol di malam hari. Pakaikan anak celana khusus toilet training sebelum tidur. 

4. Mulai berteman

Anak usia tiga tahun siap dan mau berteman, tetapi masih membutuhkan bantuan Anda. Atur teman bermain dengan sekelompok kecil teman sebaya. 
 
Mereka cenderung terlibat dalam permainan paralel, yaitu teman yang bermain di samping anak lain bukan di depan mereka. Dengan memasangkan anak dengan anak-anak yang sama, mereka berkesempatan membentuk hubungan. 
 
Ini waktu tepat mempraktikkan nilai-nilai positif, seperti empati dan berbagi. "Meski kerap tidak mau berbagi, tapi kesadaran mereka terhadap perasaan orang mulai berkembang," kata psikolog dan penulis The Top 50 Questions Kids Ask Susan S. Bartell. 
 
Jelaskan mengapa merebut mainan membuat temannya sedih. Awasi anak saat terjadi rebutan mainan dan mendorong temannya. Simpan beberapa set mainan populer untuk membantu jadwal bermain lancar. 
 
Tonggak Pertumbuhan Balita Tiga Tahun
(Anak usia tiga tahun siap dan mau berteman, tetapi masih membutuhkan bantuan Anda. Ini waktu tepat mempraktikkan nilai-nilai positif, seperti empati dan berbagi. Foto: Pexels.com)

5. Aktivitas fisik 

Kelas membantu anak Anda belajar dan tumbuh, dan usia tiga adalah waktu yang tepat untuk mencoba kegiatan kelompok. Kelas olahraga mengajarkan Anda dasar-dasar permainan seperti sepak bola dan bola basket sambil menekankan kerja tim dan berbagi. 
 
Ajak anak bergabung dalam kelas berenang dan atletik untuk mengembangkan fleksibilitas, keseimbangan, dan bahkan mengatasi rasa takut. 
 
Untuk anak kreatif, kelas seni dan musik adalah cara yang bagus untuk melatih keterampilan kognitif. Apa pun kegiatan yang Anda pilih, anak Anda akan belajar keterampilan penting sambil bersenang-senang dan berteman. 

6. Melakukan pekerjaan rumah tangga

Anak suka membantu pekerjaan rumah, yang bisa membuat Anda terkejut. Mereka dapat memahami dan mengikuti perintah sederhana seperti 'Bawa piringmu ke wastafel' atau 'Masukkan mobil ke keranjang,'" kata Mosiman. 
 
Berikan tugas pada balita saat Anda memasak makanan atau membersihkan sisa makan malam. Itu membuatnya dihargai sebagai bagian penting keluarga. 
 
Tapi perhatikan kemampuan anak, jangan sampai ia merasa frustrasi dan kewalahan. Dorong balita menumbuhkan kebiasaan baik ini dengan memintanya menyimpan pakaian kotor di keranjang atau menyimpan kembali mainannya di rak setelah bermain. Jadikan waktu membersihkan lebih menarik dengan permainan, cerita dan sebagainya. 

7. Mengembangkan bahasa

Pada usia tiga tahun, anak banyak berbicara. Anak memiliki 300 kosakata dan membuat kalimat dengan tiga kata sederhana. Bahkan saat duduk, ia akan asyik mengobrol. Anak mengerti lebih banyak daripada yang Anda pikirkan. Pada saat ini anak memahami sesuatu yang disebut bahasa reseptif, bagian penting dari pengembangan bahasa. 
 
Hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengembangkan bahasa anak Anda adalah berbicara. Jelaskan apa yang Anda lakukan, bagaimana cuaca, rasa makanan dan seterusnya. Anak akan belajar kata-kata baru dan tata bahasa yang lebih baik. 

8. Meredakan amukan

Anak-anak berusia tiga tahun pasti akan meledak amarah. Saat anak tantrum, tetap tenang dan hindari memarahinya. Sebaliknya, abaikan amukan kemarahan anak dengan melanjutkan pekerjaan Anda. Saat anak melihat kemarahannya tidak memengaruhi Anda, dia akan berhenti. 
 
Atau cobalah mengalihkan perhatian Anda untuk menjinakkan kemarahan secara instan. Buat dia tertawa, ceritakan sebuah cerita dengan suara-suara lucu, atau beri dia sedikit tekanan. Setelah kemarahan mereda, peluklah dia, katakan Anda mencintainya dan lanjutkan aktivitas Anda. Jaga agar Anda tetap konsisten. 

9. Mengikuti petunjuk sederhana dan membuat pilihan

Anda ingin anak Anda menjadi pendengar yang baik dan belajar untuk menanggapi arahan Anda. Anak belajar mengikuti petunjuk sederhana dengan mengulangi apa yang Anda inginkan. 
 
Saat meminta anak melakukan sesuatu, katakan padanya dengan baik tetapi tegas. Ketika Anda bertanya, anak Anda yang berusia tiga tahun merasa dia memiliki pilihan untuk menolak. Katakan, "Rapikan balokmu," dan bukannya "Bisakah kamu mengambil balokmu?" Dan setelah dia melakukannya, ucapkan terima kasih dan puji usahanya. 
 
Anak juga cenderung mengikuti perintah saat diberi pilihan yang disukai. Saat berpakaian, tanyakan apakah dia ingin mengenakan kaus hijau atau kemeja ungu dengan lengan panjang. Menawarkan dua opsi yang dapat diterima, dan semua orang senang.

10. Tidur nyenyak

Anak mulai tidur siang hanya satu kali. Tapi jangan tertipu, banyak anak masih membutuhkan tidur hingga berusia lima tahun. Namun, anak Anda mungkin siap untuk jadwal tidur siang yang baru. Alih-alih menempel pada jam, ajak anak tidur saat ia mulai lelah. Jika si kecil Anda menolak untuk tidur siang, cobalah waktu tenang.
 
Pada waktu tidur, anak Anda mungkin berhenti untuk melakukan kontrol, bahkan ketika matanya terkulai. Tetaplah pada rutinitas seperti waktu mandi, membaca dongeng tapi biarkan anak memilih. Seperti pilihan piyama atau cerita membuat anak merasa dihargai dan lebih rela naik ke tempat tidur.

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif