Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Ide Olahraga yang Menyenangkan bersama Anak di Rumah (Bag-2)

Rona Virus Korona tips berolahraga covid-19 social distancing Olahraga Bersama Anak
A. Firdaus • 28 April 2020 15:43
Jakarta: Pandemi covid-19 yang belum usai membuat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang. Tak ayal situasi ini membuat sebagian anak mulai jenuh berada di rumah.
 
Butuh inisiatif orang tua untuk bisa membuat Anak betah di rumah. Salah satunya dengan melakukan olahraga. Lakukanlah beberapa gerakan yang tak sulit dan tentunya menyenangkan buat mereka.
 
Klaudia Mere, seorang binaragawati coba membagikan ide olahraga yang bisa Anda lakukan di rumah bersama Anak pada usia 6 sampai 15 tahun. Menurutnya, gerakan-gerakan ini bermanfaat untuk membantu mereka membangun otot, memperkuat tulang, meningkatkan fleksibilitas, dan bahkan membakar kalori.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak memerlukan peralatan, atau ruang luar yang besar," terang Klaudia kepada Medcom.id.
 
Usai menyelesaikan lima tahap awal di artikel pertama, kini akan dijabarkan empat olahraga lainnya. Berikut tata cara dan manfaatnya:

1. Walking lunges

Adalah gerakan tubuh bagian bawah yang sangat baik. Gerakan ini sederhana, bisa dilakukan oleh setiap anak.
 
Fungsi gerakan ini juga dapat memacu peningkatan mobilitas sendi, kekuatan, fleksibilitas, otot inti, dan memperkuat detak jantung. Mobilitas pinggul, pergelangan kaki, dan sendi lutut dituntut untuk menjaga keselarasan serta stabilitas.
 
Ide Olahraga yang Menyenangkan bersama Anak di Rumah (Bag-2)
Gerakan yang bisa dilakukan oleh semua anak. (Foto: Dok. Klaudia Mere)
 
Dalam gerakan ini Anda mungkin harus membantu mereka menjaga keseimbangan. Berikut caranya:
-Mulailah dengan berdiri tegak.
-Ambil langkah panjang ke depan dengan kaki kanan (mendarat dengan tumit kaki kanan terlebih dahulu)
-Tekuk kedua lutut sehingga lutut kanan sejajar atas, pergelangan kaki dan lutut kiri mendekati lantai (turunkan tubuh hingga lutut kanan berada dalam sudutu 90 derajat).
-Angkat tumit kanan dari lantai, ambil langkah panjang ke depan dengan kaki kiri sementara kaki kanan tahan dengan posisi lutut hampir menyentuh lantai.
-Lanjutkan 10-20 langkah tanpa berhenti, bergantian kaki kanan dan kiri.

2. Gorilla walk

Ide Olahraga yang Menyenangkan bersama Anak di Rumah (Bag-2)
Posisi awal gorila walks. (Foto: Dok. Klaudia Mere)
 
Gerakan inti yang sangat bagus, namun akan membuat anak-anak Anda tertawa. Dengan gerakan ini, mereka menempatkan tinju dan kaki mereka rata di lantai, lalu gerakan masing-masing kaki dan tangan pada saat yang sama (kaki kanan dan tangan kanan bergerak, lalu kaki kiri dan tangan kiri bergerak).

3. Mountain climbers

Ide Olahraga yang Menyenangkan bersama Anak di Rumah (Bag-2)
Gerakan ini bisa menyenangkan jika dibuat tantangan kepada anak Anda. (Foto: Dok. Klaudia Mere)
 

Bikin gerakan ini menjadi bagian tantangan perlombaan dengan melihat siapa yang bisa 'mendaki gunung dengan tercepat'. Ini adalah latihan otot inti dan bagian otot tubuh besar lainnya yang dapat mereka lakukan dengan mudah, dan gerakan ini akan sangat menyenangkan bagi mereka.

4. Crunches

Merupakan gerakan yang mudah yang bisa dilakukan hampir semua anak, terlepas dari kondisi fisik mereka. Tidak perlu usaha keras untuk belajar melakukan crunch dengan benar, dan ini merupakan latihan otot perut inti yang sangat baik.
 
Ide Olahraga yang Menyenangkan bersama Anak di Rumah (Bag-2)
Tidak perlu usaha keras untuk belajar melakukan crunch dengan benar (Foto: Dok. Klaudia Mere)
 

"Pastikan anak-anak tidak melakukan sit-up, karena sit-up bisa memberatkan tumpuan pada punggun mereka," terang Klaudia.
 
Caranya:
-Berbaringlah telentang di matras.
-Berbaringlah di lantai sambil menekuk lutu agar telapak kaki menjejak lantai. Jika lebih nyaman, letakkan jari tangan di belakang leher atau kepala. Jangan menunduk atau mendekatkan dagu ke dada sewaktu melakukan crunch.
-Angkatlah punggung atas dari matras dengan gerakan mengalir yang terkendali. Tarik napas lalu buang napas sambil mengaktifkan otot perut dan mengangkat punggung dari lantai. Pastikan ketika mengankut punggung hanya agar tulang belikat tidak menyentuh lantai. Jika bahu sudah naik, bertahanlah selama 1-2 detik.
-Turunkan punggun ke lantai perlahan-lahan dengan gerakan mengalir. Tarik napas dalam-dalam sambil menurunkan tubuh ke lantai.
 
"Jangan biarkan tubuh terbanting ke matras. Gerakan mengalir yang terkendali lebih efektif melatih otot perut dan bisa mencegah cedera," tutup Klaudia.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif