Di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung dari tanggal 5-15 Februari 2026 di JIExpo, Kemayoran, Xpeng menghadirkan lini kendaraan listrik unggulan yang mengedepankan inovasi, fitur pintar, serta pengalaman berkendara modern.
Dikenal sebagai perusahaan teknologi otomotif berbasis kecerdasan buatan (AI), Xpeng tidak hanya sekadar membawa produk, tetapi juga visi mobilitas masa depan yang lebih cerdas, terhubung, dan berkelanjutan.
Salah satu produk unggulan Xpeng di pasar Indonesia yakni Xpeng G6 Pro, sebuah SUV listrik premium dengan performa tinggi serta dibekali teknologi otonom canggih.
SUV bergaya coupe yang dirakit lokal di Indonesia ini ditenagai baterai LFP berkapasitas 80,8 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 535 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Baca Juga:
Xpeng Pamer Teknologi AI di IIMS 2026, dari Horse Power ke Brain Power
Xpeng G6 Pro mampu akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,7 detik. Mobil ini juga sudah didukung sistem ultra fast charging dengan durasi pengisian daya dari 10-80 persen hanya butuh 12 menit.
Infrastruktur pengisian daya Xpeng didukung kolaborasi dengan Voltron lewat fasilitas fast charging 480 kW sebagai solusi pengisian daya ultra cepat. Infrastruktur ini memungkinkan waktu pengisian lebih singkat, praktis, dan efisien khususnya bagi pengguna kendaraan Xpeng.
ADAS XPILOT 4.0
Xpeng G6 Pro turut dibekali berbagai teknologi yang menunjang keamanan dan kenyamanan, termasuk saat berkendara di jalan tol. Sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang diberi nama ADAS XPILOT 4.0 menjadi fitur andalan. Didukung kamera 360 derajat, blind spot monitoring, rear cross traffic alert, serta sensor parkir depan dan belakang untuk meningkatkan kewaspadaan di berbagai situasi.Total Xpeng G6 Pro dilengkapi 29 sensor yang terdiri dari 10 kamera dan 12 radar ultrasonik untuk fitur SR Environment Simulation display dan Auto Parking Assist.
Fitur parkir pintar ini memanfaatkan integrasi kamera, sensor ultrasonik, radar, dan lidar untuk mendeteksi ruang parkir, mengukur dimensi secara presisi, hingga mengendalikan proses parkir otomatis tanpa perlu intervensi pengemudi.
Baca Juga:
Xpeng Pamer Kendaraan Masa Depan Berbasis AI di IIMS 2026
Lalu, SR Environment Simulation Display merupakan visualisasi lingkungan sekitar kendaraan secara detail di layar instrumen, yang bisa memantau secara real-time keberadaan pejalan kaki, sepeda motor, mobil, truk, hingga berbagai objek lainnya. Fitur ini sangat membantu pengemudi saat berkendara di lalu lintas padat.
Sistem hiburan premium
Sistem hiburan Xpeng G6 Pro mengandalkan head unit berukuran 15,6 inci. Layar sentuh sentral berukuran besar ini didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon dan menjalankan sistem infotainment Xmart OS 5.0. Layar ini berfungsi untuk kontrol kendaraan, sistem bantuan pengemudi, navigasi, konektivitas smartphone, streaming audio, serta pembaruan sistem over-the-air (OTA).XPeng G6 Pro menawarkan sistem audio Xopera dengan 18 speaker berdaya total 960 watt. Paket audio ini tergolong unggul dibanding kompetitor di kelasnya. Konfigurasi audio tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman hiburan yang lebih imersif di dalam kabin, sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
Sistem audio premium tersebut juga dilengkapi perintah suara pintar, sehingga pengalaman hiburan di dalam kabin terasa imersif, praktis, dan terintegrasi dengan berbagai pengaturan kendaraan. Tak cukup itu saja, aspek kenyamanan juga ditunjang lewat penggunaan Nappa seat dengan fitur pijat.
Baca Juga:
Voltron dan Xpeng Resmikan SPKLU Ultra-Cepat 480 kW Pertama di Indonesia
Standar baru SUV listrik premium
Xpeng G6 Pro pertama kali diluncurkan di Indonesia pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 lalu dengan harga mulai dari Rp679 juta.Xpeng G6 Pro hadir sebagai representasi standar baru di segmen SUV listrik premium di Indonesia. Mengusung perpaduan desain futuristis, performa tinggi, serta teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), G6 Pro tidak sekadar menawarkan kendaraan listrik, tetapi juga sebagai gerbang mobilitas masa depan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News