Menjalin hubungan ke jenjang pernikahan adalah idaman setiap orang. (Foto: Ilustrasi-Freepik)
Menjalin hubungan ke jenjang pernikahan adalah idaman setiap orang. (Foto: Ilustrasi-Freepik)

6 Cara Meminta Kejelasan Pasangan tentang Pernikahan

Rona romansa
Sunnaholomi Halakrispen • 30 Juli 2020 15:10
Jakarta: Kisah asmara membutuhkan waktu untuk mengenal satu sama lain. Namun ketika telah lama menjalin hubungan berpacaran dan belum ada pembicaraan ke jenjang pernikahan, bagaimana selanjutnya? Apakah ada cara tepat untuk meminta kejelasan hubungan ke pacar?
 
Belum ada tanda-tanda sang kekasih menanyakan hubungan ke arah yang lebih dari sekedar berpacaran. Apakah itu pertanda bahwa pacar Anda tidak serius menjalin hubungan asmara dengan Anda?
 
Sebelum berkelut dan berpusing diri dengan pikiran mendalam mengenai hal itu, ada sejumlah tips yang bisa Anda terapkan. Hal ini dijelaskan oleh Psikolog Klinis dan Sexuality Educator Inez Kristanti, M.Psi., Psikolog.

1. Siapkah Anda?

Pertama, tanyakan pada diri Anda tentang apakah Anda memang sudah merasa siap untuk menikah atau belum siap menjalani kehidupan berumah tangga. Kemudian, apakah pasangan Anda sudah mengetahui kalau Anda ingin menikah atau ingin membawa ini ke jenjang yang lebih serius?

2. Jangan menggunakan kode

Menjalin hubungan ke jenjang pernikahan adalah idaman setiap orang. Untuk itu harus berkata dengan apa adanya, dan tanpa menggunakan kode jika kita ingin mengetahui sejauh mana pasangan kita memandang hubungan asmaranya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena terkadang yang sering aku lihat dan mungkin teman-teman sering mengamati di lingkungan sosial, terkadang kita suka pakai kode-kode," ujar Inez dalam Ngobras Medcom.id.

3. Pastikan satu frekuensi

Pernikahan merupakan proses penyatuan dari dua kepala manusia. Untuk itu, harus satu frekuensi apakah Anda dan pasangan benar-benar ingin menikah.
 
"Jadi seperti ya harusnya sudah tahu dong pacaran sudah 2-3 tahun atau beberapa tahun, tapi persepsi setiap orang untuk jalani setiap hubungan kan mungkin berbeda-beda," tambahnya.

4. Beda durasi

Inez mengatakan, ada orang yang menganggap bahwa enam bulan merupakan durasi yang cukup baginya untuk mengenal pasangannya. Ada juga yang menganggap waktu yang tepat adalah satu atau dua tahun.

5. Tujuan berpacaran

Di sisi lain, ada juga orang yang menjalani hubungan tanpa tujuan untuk menikah. Sebab, memang ada tipe orang yang menjalin hubungan berpacaran tetapi tidak ingin menikah. Maka dari itu, kata Inez, pastikan apakah Anda memahami pasangan Anda atau tidak.
 
"Jadi kita pun harus kasih tahu, bukan dengan kode. Karena aku sih enggak terlalu rekomendasi untuk mengandalkan kode-kode untuk akhirnya mengharapkan pasangan melakukan hal yang kita mau. Ingat, pasangan kita itu enggak bisa membaca pikiran, dia bukan cenayang," jelasnya.

6. Pentingnya komunikasi

Inez memaparkan, kita harus mengkomunikasikan apa arah yang ingin kita jalani dan capai tentang suatu hubungan asmara dengan sang kekasih. Apabila Anda memang sudah siap dan punya keinginan untuk menikah, katakanlah segera.
 
"Terkadang orang berpikir, masa iya sih perempuan yang nanya atau ngajakin (menikah), ya gengsi dong. Tapi misalkan setiap hari lempar kode, ya sama saja sebenarnya dan malah kodenya mungkin tidak bisa dipahami oleh pasangan kita," paparnya.
 
"Jadi lebih baik ngomong saja enggak ada salahnya, enggak ada hal yang bisa merugikan kita juga kalau misalkan kita ngomong," pungkasnya.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif