Ilustrasi-Pixabay
Ilustrasi-Pixabay

Begini Reaksi Otak dan Emosi ketika Berhubungan Seks

Rona seks dan kesehatan
Kumara Anggita • 04 Desember 2019 18:01
Jakarta: Pada umumnya orang berpikir bahwa berhubungan seks adalah suatu kegiatan yang sangat berkaitan dengan tubuh. Nyatanya, tak benar-benar seperti itu.
 
Dilansir Bustle, menurut ahli seks, Dr. Jess O’Reilly, seks adalah aktivitas otak yang lebih daripada aktivitas tubuh.
 
"Meskipun kita sering mengasosiasikan hati dengan cinta dan seks, keterlibatannya dalam proses seksual sebenarnya sangat minimal dibandingkan dengan otak,” jelas O’Reilly.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan, seks adalah pengalaman multi-indera, yang bersinggungan dengan proses fisik, psikologis, relasional, dan emosional. Semua indera terhubung ke otak.
 
Saat Anda tenggelam ke dalam euforia, pusat penalaran dan perilaku di otak Anda benar-benar mati. Semakin Anda bersemangat, semakin sedikit ruang yang Anda miliki untuk pikiran lain. Otak Anda menjadi pusat kesenangan dan yang bisa Anda fokuskan hanyalah "ya, ya, ya."
 
Kendati demikian, seks juga terbukti emosional. O’Reilly menyebutkan, dilihat dari Positron Emission Tomography (PET) Scan dari otak yang diambil selama aktivitas seksual dan orgasme. Hasil scan menunjukkan bahwa selama hubungan seks, sirkuit imbalan otak menyala. Baik amygdala, yang mengendalikan emosi, serta area yang mengelola otot fungsi diaktifkan.
 
Itu artinya, Anda secara fisik dan emosional merasakan imbalan dari sensasi positif. Tubuh Anda terasa baik, begitu pun juga dengan pikiran Anda.
 
Seks juga bisa mengurangi rasa sakit. Gairah bahkan bisa melawan sakit kepala atau setidaknya mengalihkan perhatian Anda dari rasa sakit tertentu yang menjemukan atau kronis.
 
"Ketika kelenjar pituitari diaktifkan, endorfin, oksitosin, dan vasopresin dilepaskan, meningkatkan keintiman, ikatan dan bahkan pengurangan rasa sakit," kata O'Reilly.
 
"Respons otak yang terbukti ini dapat membantu Anda memahami dan mengelola emosi Anda sebelum, selama, dan setelah berhubungan seks," jelas O’Reilly.
 
Sekarang Anda jadi tahu bahwa banyak yang terjadi ketika Anda sedang berhubungan seks. Termasuk membuat otak dan emosi Anda bekerja.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif