(Ilustrasi- Foto: Pixabay)
(Ilustrasi- Foto: Pixabay)

Perlunya Pendidikan Pra Nikah

Rona tips pernikahan
Kumara Anggita • 28 Agustus 2019 09:04
Pendidikan pra nikah dianggap menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah perceraian. Pendidikan pranikah berisi tentang ajaran mengatasi konflik, cara berkomunikasi, dan gender partnership.
 

Jakarta: Bubarnya pernikahan terjadi karena berbagai faktor, salah satu diantaranya karena ketidakterlibatan salah satu pasangan. Karena itu, pendidikan pra nikah perlu untuk diterapkan untuk meminimalisir resiko tersebut.
 
Menurut sebuah survei yang diterbitkan dalam Journal of Family Psychology, pasangan dengan pendidikan pranikah mengalami tingkat kepuasan pernikahan yang lebih tinggi. Tak hanya itu, kemungkinan perceraian selama lima tahun turun hingga 30 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga, Roslina Verauli , M.Psi., Psi pendidikan pra nikah dibutuhkan untuk
mengajarkan tentang cara mengatasi konflik, cara berkomunikasi, dan gender partnership. Menurut penelitian Anita Rahmawaty, gender partnership adalah pembagian peran dan kerja dalam keluarga dalam ranah publik, domestik, dan sosial kemasyarakatan.
 
Sebagai psikolog, Roslina sering menemukan isu tentang ketidakterlibatan membawa ke perceraian. "Seringkali isunya adalah pembagian peran yang tidak seimbang. Mulai dari dapur pembagian peran tidak seimbang. Nanti ada salah satu yang merasa enough is enough," ungkapnya.
 
Riset dari Hill ASEAN Studies 2018 menunjukan bahwa 60 persen istri bekerja di Indonesia, namun kurang dari 3 diantara 10 suami yang bersedia memasak. 
 
Psikolog Roslina menegaskan bahwa keterlibatan dalam aktivitas rumah tangga bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang. Yang terpenting adalah keadilannya.
 
"Tiap rumah tangga punya dinamika sendiri. Ketika suami bisa masak , suaminya saja masak. Kalau istri bisa setrika maka setrika. Akan tetapi, kalau bisa dua-duanya begitu alhamdulilah. Intinya adalah terlibat dalam partner," ucapnya.
 
Manfaat Pendidikan Pra Nikah
 
1. Adanya resolusi pernikahan yang positif.
Dilansir dari Huffpost, berbicara tentang topik sensitif seperti uang, seks, dan anak pada calon pasangan tidaklah mudah. Konselor yang berpengalaman dapat membantu memandu percakapan dan mencegah Anda dan pasangan Anda bersinggunga. Dia akan memberikan solusi yang tepat.
 
2. Mempelajari (atau meningkatkan) keterampilan resolusi konflik
Konselor akan mengajarkan Anda cara mendengarkan dan berkomunikasi secara lebih efektif. Mereka juga akan memberi tahu Anda apa yang harus dikatakan (dan tidak dikatakan) untuk mendapat sebuah solusi.
 
3..Menghindari kebencian yang mendalam
Konselor akan membantu Anda menyelesaikan kebencian Anda sehingga  tidak menyebabkan kerusakan besar di kemudian hari dalam pernikahan Anda.
 
4. Membongkar ketakutan tentang pernikahan
Mungkin salah satu pasangan  berasal dari keluarga yang bercerai atau memiliki pengalaman buruk dalam berkeluarga. Pendidikan pranikah yang melibatkan konselor dapat mengajarkan Anda cara berdamai dengan masa lalu Anda dan memutus siklus.
 
6. Mengidentifikasi "benih" stres perkawinan di masa depan
Dengan perspektif orang luar yang berpengalaman, Anda dapat mempelajari perilaku dan kebiasaan mana yang perlu Anda sesuaikan atau hentikan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif