Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Deni Kurniadi. (Foto: Istimewa)
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Deni Kurniadi. (Foto: Istimewa)

Sistem Belajar Jarak Jauh Menjadi Peluang Meningkatkan Kegemaran Membaca

Rona manfaat membaca
K. Yudha Wirakusuma • 11 Agustus 2020 16:02
Jakarta: Sistem belajar jarak jauh memiliki beberapa manfaat. Salah satunya yaitu membuka peluang meningkatkan kegemaran membaca buku kepada anak-anak. Bagaimana caranya ? harus mulai melakukan enam literasi dasar bersama anak di rumah dengan cara yang menyenangkan dan praktis. 
 
Tentu saja semuanya akan berhasil dilakukan jika didukung dan diberikan contoh oleh orang tua dan para guru.
 
Selama pandemi covid-19, banyak anak-anak yang mengeluhkan tentang sistem belajar jarak jauh. Kenapa demikian ? karena para guru dan orang tua merasakan kesulitan untuk mentransfer ilmu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akibatnya anak-anak yang memang kurang suka membaca akan merasakan bosan, karena semua pelajaran dan tugas-tugasnya harus dibaca.
 
Hikmah Nurida Pustakawan Perpusnas mengatakan orang tua dan para guru diharapkan bisa memanfaatkan waktu pandemi ini dengan membekali banyak keterampilan bagi anak-anak . Mulai dari memaksimalkan fungsi teknologi supaya lebih bermanfaat, membangun karakter yang baik hingga menumbuhkan kecakapan literasi dasar.
 
Masa pademi ini menjadi waktu yang tepat untuk membuat anak gemar membaca. Caranya bagaimana? Salah satunya adalah membiasakan membaca Nyaring (Read A loud) dan mempraktekkan enam literasi dasar di rumah.
 
Enam literasi dasar tersebut mencakup literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan.
 
Demikian yang disampaikan seluruh narasumber dalam Web Seminar (Webinar) Penguatan Literasi Keluarga di Masa New Normal yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung  Selasa, 11 Agustus 2020.
 
Webinar ini adalah bagian dari  program Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk  kampanye Gerakan Pembudayaan Gemar Membaca kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Deni Kurniadi mengatakan dalam peningkatan budaya baca masyarakat di new normal, Perpusnas telah menyiapkan banyak program dan fasilitas digital.
 
“Karena itu perpusnas sekarang secara reguler menggelar banyak webinar sebagai salah satu sarana mendapatkan pengetahuan. Masyarakat juga dapat tetap mengakses layanan digital Perpusnas, seperti iPusnas, khastara, dan Indonesia OneSearch (IOS),” kata Deni
 
Deni berharap agar dapat memberikan sarana dan prasarana bagi anak-anak untuk gemar membaca dengan memanfaatkan teknologi.
 
Sementara itu, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan peranan orang tua dan guru sangat besar guna membantu anak untuk gemar membaca dan mengalihkan perhatian anak dari membuang waktu untuk menggunakan gadget (gawai) yang kurang bermanfaat .
 
"Gadget bukan untuk dihindari tapi kita manfaatkan supaya anak-anak gemar membaca. Tapi kita juga harus membantu mereka untuk mencintai buku fisik dengan mulai mendapatkan buku sesuai tema yang mereka inginkan,” kata Riana.
Sistem Belajar Jarak Jauh Menjadi Peluang Meningkatkan Kegemaran Membaca
Roosie Setiawan. (Foto: Istimewa)
 
Sementara itu, penulis buku 'Membacakan Nyaring' Roosie Setiawan. Selama ini anak-anak mungkin jarang melihat orang tua dan gurunya membaca. Karena itu disaat sekarang, diperlukan perubahan kebiasaan supaya anak-anak bisa menyukai membaca buku lewat contoh yang diberikan oleh orang tua dan guru.
 
Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan adalah dengan membacakan buku secara nyaring. Sebab, membacakan buku dengan nyaring bisa meningkatkan kemampuan berbahasa seorang anak dalam masa pertumbuhannya.
 
Kemampuan itu yakni mempelajari huruf, mengetahui tentang perbedaan pengucapan dari suatu huruf, mendapatkan kosakata baru, dan mempelajari susunan kalimat. “Dengan membaca secara nyaring  secara terus menerus akan membuat anak biasa mendengarkan dan lalu tertarik mau membaca dan akhirnya suka membaca,”  ujar Roosie.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif