Kampus ITB. Foto: ITB
Kampus ITB. Foto: ITB

Bukan Main! Ini Deretan Kampus Top Indonesia di Balik Chip Merah Putih

Citra Larasati • 30 Juli 2026 10:59
Ringkasnya gini..
  • Kampus top RI seperti ITB, UI, dan UGM sukses merancang desain Chip Merah Putih untuk e-KTP dan e-paspor.
  • Sebanyak 1.500 talenta muda dilatih Kemdiktisaintek untuk perkuat ekosistem semikonduktor nasional.
  • Inovasi ini jadi bukti nyata SDM Indonesia tak kalah saing dari luar negeri dalam teknologi tinggi.
Jakarta: Siapa bilang Indonesia cuma bisa jadi penikmat teknologi asing? Buktinya, deretan kampus top Tanah Air baru saja menorehkan sejarah lewat peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih.
 
Bukan orang sembarangan, otak di balik proyek strategis ini adalah talenta-talenta terbaik dari perguruan tinggi nasional!  Kolaborasi epik ini melibatkan nama-nama besar.
 
Mulai dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menggandeng Peruri lewat PT LAPI ITB, hingga jajaran kampus raksasa lainnya seperti Telkom University, Politeknik Negeri Batam, ITS, Universitas Indonesia (UI), UGM, Undip, dan Universitas Brawijaya (UB). Mereka bahu-membahu membangun ekosistem riset dan talenta semikonduktor yang bikin bangga.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa inisiatif ini tak berhenti pada seremonial. Peluncuran ini adalah batu loncatan menuju produksi massal agar Indonesia bisa mandiri membuat e-paspor, e-KTP, hingga e-SIM sendiri.
 
Demi mewujudkan kedaulatan teknologi tersebut, Kemdiktisaintek tak main-main dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). Mereka telah memberikan pelatihan khusus kepada sekitar 1.500 lulusan perguruan tinggi agar siap terjun dan mendominasi ranah desain chip internasional.
 
"Semikonduktor saat ini tidak hanya sekadar komponen elektronik, tetapi menjadi fondasi daya saing ekonomi, pertahanan, dan bahkan kedaulatan teknologi suatu bangsa," ujar Mendiktisaintek saat meresmikan Sandbox Desain Chip Merah Putih di Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), dikutip Kamis, 30 Juli 2026.
 
Brian sangat optimistis dengan kapasitas anak muda Indonesia. Ia meyakini, dengan ekosistem dan fasilitas yang tepat, inovator muda kita mampu sejajar dengan engineer kelas dunia.
 
"Sesungguhnya kualitas SDM kita bisa kita buktikan ketika akses teknologi, ketika peluang-peluang itu dibuka. Kami yakin akan banyak putra-putri terbaik kita yang bisa menekuni hal-hal yang mungkin sulit, mungkin berat. Tapi saya yakin, kalau kita perhatikan performa dan kapasitas putra-putri bangsa Indonesia, tidak kalah dengan orang-orang di luar negeri," kata Mendiktisaintek.

Rumah Kolaborasi Super Canggih

Kabar baiknya, purwarupa chip paspor elektronik hasil racikan ITB dan Peruri sudah mendarat di Indonesia pada pertengahan Juli lalu dan kini tengah menjalani tahap uji keandalan akhir di laboratorium.
 
"Fasilitas Sandbox yang hadir di hadapan kita dirancang sebagai rumah kolaborasi bagi akademisi, industri, dan pemerintah. Dengan dukungan infrastruktur digital modern, fasilitas ini memungkinkan proses perancangan, simulasi, hingga validasi desain chip nasional dilakukan dengan jauh lebih cepat dan terintegrasi," ujar Direktur Utama Peruri, Teguh Arief Indratmoko.
 
Dari kacamata industri, Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara, Sigit Puji Santosa, memaparkan bahwa ke depannya industri ini akan berfokus pada tiga sektor kunci, yakni chip design, foundry, dan packaging. Agar proyek ambisius ini sustainable, ia menekankan pentingnya regulasi yang matang, investasi, dan kepastian pasar.
 
Dukungan penuh juga diutarakan oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza. Pihaknya kini tengah mengebut pembuatan roadmap serta iklim usaha kondusif untuk menopang sektor elektronika, otomotif, hingga pusat data kecerdasan buatan (AI data center).
 
Gebarakan lintas sektor ini menjadi bukti konkret dari program Diktisaintek Berdampak. Ini adalah wujud nyata bahwa kampus top Indonesia tidak hanya andal menelurkan teori di atas kertas, tapi juga sukses menciptakan karya nyata demi kemandirian bangsa. Keren banget, kan?
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan