Stres pada anak-anak bisa terjadi akibat intimidasi, persaingan dengan saudara kandung, orang tua yang bercerai, pindah rumah dan lainnya. (Foto: Pexels.com)
Stres pada anak-anak bisa terjadi akibat intimidasi, persaingan dengan saudara kandung, orang tua yang bercerai, pindah rumah dan lainnya. (Foto: Pexels.com)

Waspadai 6 Tanda Stres pada Anak

Rona keluarga psikologi anak
Torie Natalova • 27 Februari 2019 14:45
Stres pada anak bisa terlihat seperti ia tak mau pergi ke sekolah, berlasan perut sakit atau bagian tubuh lainnya yang sakit, atau jadi berperilaku negatif. Konsultan psikiatri anak Carole Spires menemukan tanda-tanda stres pada anak-anak yang sebaiknya diketahui oleh para orang tua
 

 
Jakarta:
Mungkin mudah bagi orang tua untuk mengingat tagihan yang datang setiap bulan, tapi mereka bisa saja lupa akan bagaimana masa kanak-kanak yang penuh tekanan. Seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami stres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Stres pada anak-anak bisa terjadi akibat intimidasi, persaingan dengan saudara kandung, orang tua yang bercerai, pindah rumah dan tekanan dari teman sebaya mereka.
 
Meskipun pengalaman tersebut normal terjadi seiring pertumbuhan mereka, namun anak-anak atau remaja bisa saja kesulitan menghadapi tekanan.
 
Konsultan psikiatri anak Carole Spires menemukan tanda-tanda stres pada anak-anak yang sebaiknya diketahui oleh para orang tua masa kini.
 

1. Mereka tidak ingin pergi sekolah


Mendengar anak-anak tidak ingin sekolah sesekali mungkin tidak mengherankan. Tetapi, jika semakin sering anak Anda tidak ingin sekolah, mungkin ada alasan yang mendasari mengapa mereka ingin tinggal di rumah.
 
Ujian, tugas sekolah, penyesuaian sosial dan yang terburuk intimidasi, bisa jadi penyebab mereka enggan sekolah.
 

2. Nilai pelajaran menurun


Tanda lain dari stres pada anak adalah nilai pelajaran di sekolah. Jika anak Anda terbiasa mendapatkan nilai bagus, lalu sering mendapati nilai pelajarannya menurun, bisa jadi ada masalah di sekolah.
 
Luangkan waktu Anda dengan semua kegiatan sekolah. Anak juga dapat merasakan tekanan besar dari orang tua dan guru selama waktu ujian.
 
Sebuah studi menemukan bahwa kekhawatiran anak akan nilai akademik adalah penyebab stres terbesar bagi hampir 50 persen anak-anak.
 
(Baca juga: Ini Alasan Mengapa Si Kecil Melampiaskan Stres pada Makanan)
 
Waspadai 6 Tanda Stres pada Anak
(Mendengar anak-anak tidak ingin sekolah sesekali mungkin tidak mengherankan. Tetapi, jika semakin sering anak Anda tidak ingin sekolah, mungkin ada alasan yang mendasari mengapa mereka ingin tinggal di rumah. Foto: Pexels.com)
 

3. Kebiasaan makan yang berubah


Seperti halnya orang dewasa, indikator stres berhubungan dengan makanan. Ada anak yang makan berlebihan atau sebaliknya mereka menjadi tidak nafsu makan.
 

4. Mereka mengaku sakit secara fisik

Rasa sakit di tubuh mereka bisa jadi disebabkan oleh stres yang bisa muncul dari gejala fisik seperti sakit kepala atau perut.
 
Jika ini sering terjadi terutama dalam situasi tertentu seperti sebelum ujian, ini bisa jadi mereka stres. Anak stres juga bisa menunjukkan tanda mereka lebih gelisah atau tidak bisa tenang.
 

5. Mereka susah tidur malam


Anak yang stres seringkali sulit untuk tidur nyenyak sepanjang malam bahkan mengompol. Ketika anak susah tidur, semua situasi sehari-hari menjadi sulit untuk diatasi. Jika mereka terlihat kelelahan besok dan hari berikutnya, cek waktu tidur malamnya.

6. Mereka berperilaku negatif


Perhatikan tingkah lakunya apakah mungkin mereka nakal untuk mendapat perhatian Anda atau terlihat sedih dan tidak bahagia. Ini bisa jadi salah satu tanda stres pada anak.
 
Pada anak yang biasanya tidak berperilaku buruk, perilaku seperti itu bisa jadi indikator stres pada anak. Anda perlu mengenali perilaku anak secara normal untuk mengenali perubahan sikap mereka.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif