Kerekatan yang baik akan membuat anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. (Foto Ilustrasi: Pixabay/Pexels)
Kerekatan yang baik akan membuat anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. (Foto Ilustrasi: Pixabay/Pexels)

Cara Merekatkan Hubungan Ibu dengan Anak yang Beranjak Dewasa

Rona tumbuh kembang anak psikologi remaja
Kumara Anggita • 08 Mei 2019 16:24
Saat-saat remaja, anak kerap memiliki dunia sendiri. Sehingga itu bisa membuat Anda kesulitan untuk bisa berkomunikasi. Jadi perlu memilih cara yang simpel namun efektif untuk bisa melakukannya.
 
Jakarta: Seiring bertambah umurnya seorang anak, orang tua terkadang bingung untuk menjalin interaksi. Padahal interaksi merupakan hal yang sangat penting untuk pembentukan kepribadian.
 
Jika sewaktu kecil dongeng menjadi pilihan yang efektif. Lalu apa yang harus para orang tua lakukan ketika mereka tak tertarik lagi dengan cerita semacam ini?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Interaksi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam merekatkan hubungan orang tua dan anak. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti menyisirkan rambut anak, bermain game bersama, jalan-jalan, dan masih banyak lagi.
 
Namun saat beranjak dewasa, jarak antara anak dan orang tua akan menjauh dan buruknya interaksi itu semakin minim dan bahkan hilang. Ini tidak boleh terjadi.
 
Karena itu, hal yang bisa para orang tua terapkan pada anaknya yang beranjak dewasa adalah bercerita. Dengarkan cerita anak dan bahkan orang tua juga boleh bercerita pada anak tentang kehidupan sehari-hari.
 
“Bercerita tentang pengalaman masing-masing kalau dilihat dari bobot bondingnya sama dengan mendongeng. Ini karena bonding itu ada momen bersama berdekatan dan ngobrol,” ujar Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, Psikolog.
 
Cara Merekatkan Hubungan Ibu dengan Anak yang Beranjak Dewasa
Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, Psikolog. (Foto: Kumara/Medcom.id)
 
"Selain itu, orang tua dan anak bisa membaca buku untuk jadi bahan diskusi. Membacanya tetap ada tapi lebih membaca sendiri tapi orang tua bisa diskusi tentang apa yang mereka baca,” sambung Vera.
 
Berdasarkan penelitian, kerekatan yang baik akan membuat anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dia jadi mudah bergaul, mandiri, menjadikan teman yang menyenangkan, mendorong anak jadi pemimpin, bisa berinteraksi dengan orang dewasa dan minta bantuan jika membutuhkan.
 
Sementara kerekatan yang buruk membuat anak bergantung pada orang lain, menempel, menuntut perhatian, agresif, gelisah, menarik diri, dan sulit percaya dengan orang lain.
 
Karena itu, jalinlah interaksi secara rutin dengan cara yang paling sederhana. Yaitu bercerita dan diskusi. Dengan ini anak akan memiliki kepribadian yang sehat dan kuat.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif