Gairah seksual perempuan baru bisa memuncak atau mencapai titik orgasme setelah amigdala pusat rasa takut dan kecemasan di otak tak dalam keadaan aktif. Cukup lama memang, ketimbang yang dilakukan laki-laki.
Paling tidak perempuan membutuhkan waktu 3 hingga 10 kali lebih lama dibandingkan kebanyakan laki-laki dalam mencapai orgasme. Hal itu dibenarkan oleh Putri Evania dalam bukunya 'Menguak Rahasia Otak Perempuan'.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Perempuan butuh merasa rileks dan aman supaya dapat berpasrah dan menikmati seks secara total. Jadi, jika terlalu memikirkan waktu mencapai klimaks, hal itu bisa mengacaukan kemampuan otak untuk mengalami orgasme," ujar Putri.
Lebih lanjut, Putri membeberkan alasan mengapa perempuan begitu lama mencapai orgasme. Salah satunya disebabkan otak perempuan yang masih berpikir tentang pekerjaan, anak-anak, dan lain-lainnya. Meski begitu, ketika mencapai orgasme, sensasi yang didapatkan juga terasa istimewa.
"Detak jantungnya berlipat ganda, sensivitasnya pada rasa sakit berkurang, aliran darah ke otak juga meningkat, serta perasaan senang, bahagia, dan cinta juga meningkat," tutur Putri.
Pentingnya Nutrisi dalam Masa Pra Kehamilan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIT)
