Puncak Arus Mudik di Kampung Rambutan Diprediksi H-5
Petugas Dishub DKI dan kepolisian mengecek kesiapan Terminal Kampung Rambutan jelang mudik lebaran 2018. Foto: Medcom.id/Abdy Azwar Sahi
Jakarta:Kepala Terminal Kampung Rambutan, Emiral August memperkirakan puncak mudik lebaran bakal terjadi pada H-5 Idul Fitri. 

"Diperkirakan tahun ini lonjakan arus mudik mendekati H-5 hingga H-3," kata Emiral kepada Medcom.id di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis, 31 Mei 2018.  


Jika melihat dari tren tahun-tahun sebelumnya, prediksi Emiral bisa saja terbukti. Sebab, dari data yang dimiliki Terminal Kampung Rambutan, seperti tahun 2016, puncak arus mudik lebaran terjadi pada H-4 dengan 14.000 penumpang yang berangkat dari terminal ini. 

Sedangkan, pada arus mudik tahun lalu, lonjakan penumpang terjadi di H-3, dengan peningkatan angka penumpang sebanyak 17.465 orang.

Kendati demikian, Emiral belum bisa memprediksi apakah tahun ini bakal ada lonjakan penumpang. Ia hanya memperkirakan jumlah pemudik lewat Terminal Kampung Rambutan pada puncak arus mudik bakal mencapai angka 10.000 lebih. 

Hingga Kamis kemarin, aktivitas di terminal Kampung Rambutan terpantau masih normal dan belum ada lonjakan penumpang. Rata-rata penumpang setiap harinya berkisar antara 3.000 orang. 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, tahun ini Dishub DKI akan menyiapkan 2.370 armada Bus reguler. Mereka juga akan berkoordinasi dengan para perusahaan otobus (PO) jika penambahan bus diperlukan. 

Baca: Terminal Lebak Bulus Bersiap Jelang Mudik Lebaran 2018

"Jika masih kurang juga akan disipakan bus pariwisata serta bus kota. Bus penambahan ini juga akan tetap menjalani roundcheck uji layak kendaraan dahulu" tutupnya. 

Fasilitas pendukung juga disiapkan jelang arus mudik lebaran tahun ini. Posko keamanan terpadu yang berisikan anggota TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dipastikan bakal beroperasi selama arus mudik.

Selain itu, posko kesehatan yang didukung dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta bagi para penumpang serta pengemudi juga didirikan. Perawatan di posko ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Posko pengecekan kendaraan juga hadir untuk 
memeriksa kelaikan bus. Pengujian kendaraan Bermotor (PKB) dilakukan secara menyeluruh.

Badan Narkotika Nasional (BNN) turut pula melakukan pemeriksaan terhadap para pengemudi sebelum mereka berangkat. Pengemudi harus dipastikan bebas narkoba sebelum berangkat mengangkut penumpang. 

Tidak hanya itu, Terminal Kampung Rambutan juga menyiapkan pusat informasi terpadu. Fasilitas ini baru dibuat pada tahun ini berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya. 

Turut pula dibangun pusat ATM untuk mempermudah transaksi para penumpang serta terdapat posko tempat istirahat pengemudi.  ( Abdy Azwar Sahi )



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id