Harga rumah subsidi 2026. Foto: Kementerian PKP
Harga rumah subsidi 2026. Foto: Kementerian PKP

Rumah Subsidi 2026 Tak Naik Harga, Ini Daftar Lengkapnya

Rizkie Fauzian • 08 Januari 2026 17:04
Jakarta: Rumah subsidi masih menjadi harapan besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki hunian pertama. Memasuki tahun 2026, kabar baik datang karena harga rumah subsidi dipastikan tetap dan tidak mengalami kenaikan signifikan.
 
Stabilnya harga rumah subsidi ini memberikan kepastian bagi calon pembeli di tengah kenaikan harga tanah dan material bangunan. Program ini sekaligus menjaga daya beli masyarakat, khususnya pasangan muda dan pekerja dengan penghasilan tetap.
 
Berdasarkan ketentuan yang masih berlaku, berikut rincian batas maksimal harga rumah subsidi 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Rincian harga rumah subsidi 2026

Rumah Subsidi 2026 Tak Naik Harga, Ini Daftar Lengkapnya
Harga rumah subsidi 2026. Foto: Kementerian PKP
 

1. Wilayah Jawa dan Sumatra

Harga maksimal rumah subsidi sebesar Rp166 juta berlaku untuk wilayah Jawa di luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta wilayah Sumatra kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Kepulauan Mentawai.
   

2. Wilayah Kalimantan

Di wilayah Kalimantan, batas harga rumah subsidi ditetapkan sebesar Rp182 juta, tidak termasuk Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu.

3. Wilayah Sulawesi dan Kepulauan Tertentu

Untuk wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, serta Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas), harga maksimal rumah subsidi berada di angka Rp173 juta.

4. Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Jabodetabek

Harga tertinggi rumah subsidi sebesar Rp185 juta berlaku di wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara, kawasan Jabodetabek, Kepulauan Anambas, serta Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu.

5. Wilayah Papua

Untuk wilayah Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan, batas harga rumah subsidi ditetapkan paling tinggi, yakni Rp240 juta. Penyesuaian ini dilakukan karena tantangan geografis serta tingginya biaya pembangunan.

Secara umum, harga rumah subsidi 2026 yang masih bertahan ini dinilai membantu menjaga akses masyarakat terhadap hunian layak. Dengan dukungan skema KPR subsidi seperti FLPP, cicilan rumah tetap dapat dijangkau dalam jangka panjang.
 
Meski begitu, calon pembeli tetap disarankan untuk memperhatikan lokasi, fasilitas lingkungan, serta legalitas proyek sebelum membeli. Dengan perencanaan matang, rumah subsidi 2026 masih menjadi pilihan realistis untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan