Rusun bagi para peneliti BRIN.  Foto: Kementerian PUPR
Rusun bagi para peneliti BRIN. Foto: Kementerian PUPR

Kementerian PUPR Bangun Rusun Tipe 36 bagi Peneliti BRIN

Rizkie Fauzian • 14 Juli 2022 17:52
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan serah terima alih status penggunaan barang milik negara (BMN) rumah susun (Rusun) kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Rusun tersebut terdiri dari dua tower.
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR M Hidayat mengatakan rusun tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal bagi para peneliti BRIN sehingga mampu meningkatkan kualitas penelitian di Indonesia.
 
"Kami menyerahkan alih status penggunaan BMN dua tower rusun kepada BRIN untuk dapat dikelola dengan baik dan dihuni oleh para peneliti di BRIN," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Juli 2022.
Baca juga: Dibangun Model Barak, Pembangunan Rusun Ponpes Nadhatut Tolibin Baru 11%

Hidayat menjelaskan, seluruh rusun yang diserahkan ini dilengkapi dengan furnitur dan fasilitas pendukung yang memadai. Oleh karena itu, para penghuni rusun tersebut diharapkan merawat serta menjaga aset-aset BMN agar bisa memiliki usia pakai yang panjang.

"Setelah serah terima barang dan pengelolaan ini maka apabila ada kerusakan yang diakibatkan pemakaian akan ditanggung oleh pihak yang menggunakan,” jelasnya.
 
Berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Perumahan, ada dua rusun yang diserah terimakan pengelolaannya kepada BRIN. Pertama adalah Rusun Puspitek-Ristek yang dibangun pada 2015 yang berlokasi di Balai Besar teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) Pspitek, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. 
 
Rusun tersebut dibangun satu tower setinggi empat lantai dengan hunian tipe 36 dan diperuntukkan untuk para ASN. Total anggaran untuk pembangunan rusun dan pengadaan furnitur adalah Rp19,3 miliar.
 
Baca juga: ASN Kejaksaan Tinggi Jambi Dapat Rusun Tipe 36

Rusun yang kedua adalah rusun ASN BATAN yang dibangun 2018 di Jalan Raya Serpong Kompleks Puspitek, Kelurahan Setu, Kecamatan Serpong, Kota Tangserang Selatan, Banten. 
 
Rusun ini dibangun satu tower setinggi tiga lantai dengan jumlah hunian sebanyak 42 unit tipe 36. Total anggaran pembangunan Rusun dan pengadaan meubalainya sebanyak Rp12,9 miliar.
 
"Kami harap BRIN bisa mengalokasikan biaya pemeliharaan serta membentu pengelola Rusun serta membagi tugas dalam hal pemeliharaan, perawatan serta pengamanan Rusun ini. Jadi para penghuni Rusun bisa nyaman tinggal di Rusun ini," ungkapnya.
 
Plt. Sekretaris Utama BRIN Nur Tri Aries Suestiningtyas menyatakan, BRIN sangat berterimakasih atas bantuan pembangunan rusun yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Pembangunan hunian vertikal tersebut sangat bermanfaat dan dapat menjadi hunian yang layak bagi para peneliti BRIN.
 
“BRIN merupakan gabungan dari berbagai lembaga penelitian di Indonesia yang memiliki ribuan pegawai dan memiliki aset yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum jadi tertib administrasi dan mendata proses alih status berbagai aset yang ada di BRIN,” katanya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan