Dalam dunia Ekonomi, Future Value bisa digambarkan dengan nilai waktu pada uang. Ini adalah konsep yang sangat penting karena merujuk pada perhitungan waktu yang berkaitan dengan uang.
Fungsi dari future value adalah untuk menentukan nilai uang saat uang disimpan, baik dalam bentuk uang kartal atau bentuk uang lainnya, dalam jangka waktu tertentu. Namun, keuntungan FV tidak hanya itu.
Konsepnya sangat sederhana: uang yang kita gunakan saat ini mungkin mengalami peningkatan atau penurunan nilai dalam beberapa tahun ke depan, meskipun jumlah uang tetap sama. Ini karena dampak inflasi dan risiko yang tidak dapat dihindari dari menyimpan uang selama periode tertentu.
Berdasarkan ide tentang time value of money, kita akan membahas future value properti dan cara menghitungnya. Berikut penjelasannya dikutip dari laman Pinhome.
Apa itu future value?
Future Value (FV) adalah nilai aset yang berlaku saat ini di masa depan dengan berdasarkan tingkat pertumbuhan yang diasumsikan. Nilai aset yang berlaku saat ini dengan tingkat perkembangan yang diasumsikan adalah nilai aset di masa depan.Bagi para investor dan para perencana keuangan, FV sangat penting karena mereka dapat menggunakannya untuk membuat perkiraan tentang nilai investasi mereka saat ini untuk masa depan.
Dengan mengacu pada kebutuhan yang sudah diantisipasi para investor, FV akan membantu mereka membuat keputusan investasi yang tepat. Oleh karena itu, setiap investor menggunakan nilai masa depan untuk membuat saldo investasi mereka, termasuk pertumbuhan bunga.
| Baca juga: Begini Cara Menghitung Capital Gain Properti |
Namun, unsur-unsur ekonomi luar, seperti inflasi, dapat mempengaruhi nilai aset secara negatif dengan mengurangi nilainya di masa depan.
Konsep perhitungan time value of money sangat penting bagi investor, perencana keuangan, maupun pebisnis. Dalam teori ini, nilai uang yang dimiliki saat ini dapat menjadi lebih besar di masa yang akan datang.
Nah, salah satu aspek dalam time value of money adalah future value (FV) alias nilai masa depan. Secara sederhana, future value akan memperkiraan berapa banyak investasi yang dilakukan hari ini, akan bernilai di masa depan.
Dengan mengetahui nilai masa depan, maka investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat berdasarkan kebutuhan yang diantisipasi. FV digunakan oleh investor dalam menentukan saldo investasi dan perkembangan bunga. Meski begitu, faktor ekonomi eksternal, seperti inflasi, dapat memiliki dampak buruk pada nilai aset di masa depan dengan mengikis nilainya.
Pentingnya future value dalam investasi
Pentingnya future value dalam investasi karena Investor akan terbantu dalam menilai total uangnya di masa depan karena fungsi utama dari future value adalah memperkirakan jumlah uang yang akan berlaku di masa depan. Selain itu, karena nilai uang akan sangat bergantung pada tingkat return, investor biasanya akan menyesuaikannya dengan profil risiko mereka.Beberapa investor ada yang tidak menyukai risiko maupun netral. Jika kamu berinvestasi dengan risiko yang lebih besar, nilai keuntungan yang dapat kamu peroleh akan lebih besar, sementara jika kamu berinvestasi dengan risiko yang lebih rendah, keuntungan yang dapat kamu peroleh juga akan lebih rendah.
Perbedaan present value dan future value
Present value sendiri adalah nilai sekarang dari kas/uang yang akan diterima dimasa depan. Kas/uang yang seharusnya diperoleh dimasa depan didiskon menggunakan suatu tingkat diskon tertentu untuk menghasilkan nilai sekarang. Semakin besar tingkat diskon, maka akan semakin kecil nilai sekarang dari kas/uang.Nah perbedaan dari keduanya yaitu dimana Future Value (FV) adalah jumlah nilai di masa depan yang akan datang dari nilai jumlah yang diinvestasikan saat ini, sedangkan Present Value (PV) adalah arus kas perkiraan pada masa yang akan datang yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.
| Baca juga: Istilah Investasi Properti yang Wajib Diketahui |
Dalam time value of money, PV dan FV ini termasuk ke dalamnya. Intinya, nilai uang yang kita miliki saat ini akan berbeda dengan nilainya di masa mendatang. Oleh karena itu, PV dan FV ini sering digunakan ketika kita ingin berinvestasi.
Rumus dan cara menghitung future value
Investor dapat secara wajar mengasumsikan keuntungan investasi menggunakan perhitungan FV. Ada dua cara menghitung FV suatu aset yaitu menggunakan bunga sederhana, dan FV menggunakan bunga majemuk.Berikut ini rumus dan cara menghitungnya:
Future Value Menggunakan Simple Annual InterestCara pertama perhitungan FV menggunakan Simple Annual Interest alias bunga tahunan sederhana. Rumus FV mengasumsikan tingkat pertumbuhan yang konstan dan satu pembayaran di muka yang tidak tersentuh selama durasi investasi.
Adapun rumus FV memghunakan bunga tahunan sederhana adalah:
F V=I ( 1+(R×T) )
Keterangan:
I=Jumlah investasi
R=Suku bunga
T=Jumlah tahun
Sebagai contoh, asumsikan kamu berinvestasi selama 5 tahun senilai Rp50 juta di rekening tabungan dengan 10 persen simple interest yang dibayarkan setiap tahun.
Maka future value dari investasi awal Rp50 juta, yaitu:
FV = Rp50 juta × [1 + (0,10 x 5)] = Rp75 juta.
Future Value Menggunakan Compounded Annual Interest
Kemudian, kamu juga bisa menggunakan Compounded Annual Interest alias Bunga Tahunan Majemuk. Jika pada bunga sederhana, diasumsikan bahwa tingkat bunga hanya diperoleh dari investasi awal, maka bunga majemuk, kurs diterapkan ke saldo akun kumulatif setiap periode .
Rumus untuk FV dari bunga majemuk yang menghasilkan investasi adalah:
FV=I ×(1+R^T)
Keterangan:
I=Jumlah investasi
R=Suku bunga
T=Jumlah tahun
Analisis future value
Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa nilai uang pada dasarnya bisa meningkat. Dengan kata lain, memiliki uang sebesar Rp100 juta pada saat ini bisa lebih baik daripada memiliki uang sebesar Rp100 juta di masa depan. Itu adalah konsep yang kemudian dikenal sebagai time value of money.Tingkat imbal balik dari suatu investasi harus kamu pertimbangkan. Karena kinerja dan harga saham perusahaan di waktu yang akan datang tidak dapat dipastikan hanya dengan melihat kinerja masa lalunya, keuntungan saham sebesar lima belas persen mungkin hanya lebih merupakan perkiraan. Memprediksi FV akan lebih mudah saat instrumen investasi memiliki tingkat return yang lebih pasti. (Zein Zahiratul Fauziyyah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News