BP Tapera salurkan 19.741 unit KPR FLPP. Foto: Kementerian PKP
BP Tapera salurkan 19.741 unit KPR FLPP. Foto: Kementerian PKP

BP Tapera Salurkan 19.741 unit KPR FLPP hingga Februari 2026

Rizkie Fauzian • 26 Februari 2026 20:15
Ringkasnya gini..
  • BP Tapera menyalurkan 19.741 unit KPR subsidi FLPP hingga 26 Februari 2026 atau 5,64 persen dari target 350.000 unit.
  • Realisasi Februari melonjak 69,98 persen dibanding Januari, menunjukkan tren percepatan penyaluran.
  • Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi tertinggi, sementara Kabupaten Bekasi memimpin di tingkat kabupaten/kota.
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 19.741 unit per 26 Februari 2026.
 
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan capaian tersebut setara 5,64 persen dari target pemerintah tahun ini yang mencapai 350.000 unit rumah subsidi.
 
“Realisasi pada dua bulan pertama ini menjadi indikator awal komitmen dalam mempercepat penyaluran FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Heru dikutip Antara, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penyaluran FLPP menunjukkan tren peningkatan dari bulan ke bulan. Pada Januari 2026, realisasi tercatat sebanyak 7.312 unit, sementara Februari mencapai 12.429 unit. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 69,98 persen.

Libatkan 25 bank penyalur

Dari total 43 bank yang bekerja sama dengan BP Tapera pada 2026, realisasi penyaluran melibatkan 25 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang. Program ini tersebar di 339 kabupaten/kota pada 33 provinsi di seluruh Indonesia.
 
BP Tapera juga menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah guna memperluas akses pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
 
Menurut Heru, dukungan ekosistem perumahan dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi backlog perumahan sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman secara berkelanjutan.

Jawa Barat tertinggi

Secara geografis, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran FLPP tertinggi, yakni 4.902 unit rumah atau 24,83 persen dari total nasional.
 
Disusul Sulawesi Selatan sebanyak 1.838 unit (9,31 persen), Jawa Tengah 1.633 unit (8,27 persen), Banten 1.388 unit (7,03 persen), serta Sumatera Selatan 1.208 unit (6,11 persen).
 
Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bekasi mencatat realisasi tertinggi dengan 1.322 unit (6,69 persen). Berikutnya Kabupaten Bogor 835 unit (4,22 persen), Kabupaten Karawang 683 unit (3,45 persen), Kabupaten Maros 556 unit (2,81 persen), dan Kabupaten Tangerang 542 unit (2,74 persen).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA