Rusunawa pekerja KIT Batang telah rampung. Foto: Antara
Rusunawa pekerja KIT Batang telah rampung. Foto: Antara

Bangunan Rampung, Rusunawa di KIT Batang Siap Tampung 2.570 Pekerja

Antara • 10 Agustus 2022 20:13
Batang: Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi pekerja PT Kawasan Industri Terpadu Batang telah rampung. Rusunawa tersebut bakal menampung 2.570 pekerja.
 
Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang Galih Saksono menginformasikan bahwa pembangunan pekerjaan fisik rusunawa yang dipersiapkan untuk pekerja di kawasan industri ini sudah selesai 100 persen.
 
"Pekerjaan fisik pembangunan rusunawa untuk tempat tinggal alternatif para pekerja di KITB sudah selesai 100 persen. Rusunawa yang kami bangun diperkirakan mampu menampung 2.570 orang," katanya di Batang, Jawa Tengah, Rabu, 10 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, saat ini pemerintah sedang mengebut penyediaan infrastruktur pendukung rumah susun ini seperti jaringan air bersih, listrik, hingga kelengkapan furniture di setiap barak.
 
"Jadi saat ini, kami masih melakukan persiapan di funiture, air, listrik dan lainnya. Kami berharap semua dapat selesai akhir 2022," katanya.
 
Baca juga: 10 Tower Rusun Pekerja KIT Batang Hampir Rampung

Pembangunan rumah susun yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp351 miliar ini dibangun di atas lahan seluas 5.735 meter persegi dengan tipe barak agar dapat menampung hunian pekerja.
 
"Ada 10 bangunan menara. Rumah susun ini dibangun setinggi lima lantai untuk tiap menara dengan kapasitas masing-masing 257 orang," katanya.
 
Dikatakan, penggunaan rumah susun akan menggunakan sistem berbayar sehingga para pekerja harus menyewa dengan ketentuan harga yang sudah ditetapkan.
 
"Jadi nanti berbayar, rusun itu kami sewakan. Adapun tarif sewa untuk setiap barak nantinya akan ditentukan dengan melibatkan pemerintah daerah," katanya.
 
Pembangunan rumah susun di KITB terbagi menjadi tiga paket pekerjaan yaitu paket pertama sebanyak 4 menara setinggi 5 lantai dengan jumlah 88 barak, kemudian paket dua sebanyak 3 menara setinggi 5 lantai dengan jumlah 66 barak, dan paket tiga sebanyak 3 menara setinggi 5 lantai dengan jumlah 66 barak.
 
Galih mengatakan progres infrastruktur di Kawasan Industri Terpadu Batang sudah berjalan sesuai jadwal, bahkan sarana jalan sudah hampir 100 persen.
 
Adapun untuk infrastruktur pendukung lain seperti air bersih, air limbah, sampah, dermaga, dan gas masih dipersiapkan. Namun untuk ketersediaan air diharapkan selesai di awal 2023, kemudian air limbah dan sampah selesai pertengahan 2023.
 
"Demikian juga untuk pembangunan dermaga diharapkan dapat selesai pada awal 2024," kata Galih Saksono.
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif