57.496 PNS di Provinsi Kalimantan Timur yang telah menyelesaikan pemutakhiran data . Foto: Kementerian PUPR
57.496 PNS di Provinsi Kalimantan Timur yang telah menyelesaikan pemutakhiran data . Foto: Kementerian PUPR

46.481 PNS di Kaltim Belum Melakukan Pemuktahiran Data Tapera

Rizkie Fauzian • 10 Agustus 2022 10:57
Samarinda: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk dapat melakukan pemutakhiran data peserta. Tercatat, PNS di Provinsi Kalimantan Timur yang telah menyelesaikan pemutakhiran data sebanyak 57.496 atau 86,92 persen.
 
Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur selaku pihak Pemberi
Kerja, telah menyelesaikan pemutakhiran data melalui portal sitara. 
 
Sedangkan dalam pemutakhiran individu, ada 17.675 atau 27,55 persen yang telah melakukan pemutakhiran data. Sisanya sebanyak 46.481 atau 72,45 persen belum melakukan pemutakhiran data secara individu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, terus mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar terus mengingatkan kepada para PNS untuk segera memutakhirkan data diri masing-masing di portal Sitara.
 
"Melalui rangkaian acara ini, BP Tapera akan mendampingi peserta untuk melakukan
pemutakhiran data sehingga peserta dapat mengisi data-data yang dibutuhkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Baca juga: Pemprov DIY Menyelesaikan Pemutakhiran Data Tapera 43.891 PNS

Dalam portal sitara terdapat 10 isian yang bersifat mandatori dan confidential atau rahasia, yang hanya dapat diisi oleh para peserta.
 
"Dengan data yang akurat kita dapat mengetahui dan memastikan informasi peserta, status
kepersertaan (aktif/nonaktif), besaran setoran dan saldo simpanan, prinsip pengelolaan dana
(konvensional/syariah), nomor rekening pengembalian simpanan pada saat pensiun, maupun
minat dan waktu untuk memanfaatkan pembiayaan Tapera," ujar Eko.
 
Eko menjelaskan berdasarkan pemutakhiran data peserta di Pemda Provinsi
Kalimantan Timur per 5 Agustus 2022, dapat diketahui bahwa dari 64.156 peserta yang
terdaftar, 61.584 peserta memilih pengelolaan dana dengan prinsip konvensional dan 2.572
peserta memilih pengelolaan dana dengan prinsip syariah.
 
Baca juga: Baru 36% PNS di Bali yang Menyelesaikan Pemutakhiran Data Tapera

Berdasarkan periode yang sama, Kalimantan Timur memiliki minat pembiayaan yang terdiri
dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebanyak 1.431 peminat, Kredit Pembangunan Rumah (KPR) sebanyak 272 peminat dan Kredit Renovasi Rumah (KRR) sebanyak 2.814 peminat secara konvensional.
 
Sedangkan Pembiayaan Pemilikan Rumah (PRR) sebanyak 338 peminat, Pembiayaan Bangun
Rumah (PBR) sebanyak 92 peminat dan Pembiayaan Renovasi Rumah (PRR) sebanyak 530 peminat untuk pengelolaan secara syariah.
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif