Sejumlah menteri bertemu membahas pemanfaatan aset negara untuk membangun rusun. Foto: Kementerian PKP
Sejumlah menteri bertemu membahas pemanfaatan aset negara untuk membangun rusun. Foto: Kementerian PKP

Pemerintah Siapkan Rusun MBR di 10 Kota Baru

Rizkie Fauzian • 16 April 2026 19:11
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah mempercepat pemanfaatan aset negara, termasuk lahan PT KAI, untuk pembangunan rumah susun bagi MBR di Jakarta.
  • Kementerian PKP dan ATR/BPN akan membentuk tim lintas lembaga serta menggandeng BUMN guna memastikan kejelasan status lahan.
  • Selain Jakarta, proyek rusun juga disiapkan di sekitar 10 kota baru dengan kebutuhan hunian tinggi seperti Tangerang, Bogor, dan Batang.
Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk membahas pemanfaatan aset negara sebagai lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
 
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah mulai mengidentifikasi sejumlah lahan strategis milik negara, termasuk aset milik PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, yang dinilai potensial untuk dikembangkan menjadi hunian vertikal.
 
“Saya merasa senang, tadi soal tanah kereta api yang ada di Jakarta, itu jelas aset negara,” ujar Maruarar Sirait dikutip dari laman Kementerian PKP, Kamis, 16 Maret 2026.

Ia menegaskan, pemerintah akan segera menindaklanjuti pembahasan tersebut melalui rapat bersama sejumlah BUMN guna mempercepat realisasi pemanfaatan lahan. Rapat lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Jumat pukul 15.00 WIB, melibatkan PT KAI dan BUMN lainnya.
 
 
“Besok jam 15.00 WIB, kita rapat dengan BUMN, kemudian juga dengan kereta api dan BUMN lainnya untuk aset negara, supaya segera bisa digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia,” katanya.
 
Di sisi lain, Nusron Wahid akan menugaskan jajaran teknis di kementeriannya untuk memberikan penjelasan rinci terkait status hukum dan kepemilikan lahan, termasuk di kawasan Tanah Abang yang disebut sebagai aset negara.
 
“Besok juga Pak Nusron akan menugaskan dirjen untuk menjelaskan kepada teman-teman, termasuk kejelasan seperti tanah di Tanah Abang yang merupakan aset negara,” jelas dia.
 
Tak hanya fokus di Jakarta, Kementerian PKP juga telah menerima data awal terkait potensi pembangunan rusun di sekitar 10 kota baru yang memiliki kebutuhan hunian tinggi. Beberapa di antaranya meliputi Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, serta Kubu Raya. Selain itu, sejumlah titik di Jawa Timur juga masuk dalam daftar pengembangan.
 
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan membentuk tim lintas kementerian dan lembaga untuk melakukan survei lapangan guna memastikan kesiapan lokasi.
 
“Selanjutnya kita akan membuat tim bersama untuk melakukan survei di lokasi-lokasi tersebut,” kata Maruarar.
 
Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi MBR, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang selama ini belum digunakan secara maksimal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan